Dinas Perdagangan Revisi DED Pasar Klewer Timur

Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta bakal merevisi desain Pasar Klewer sisi timur. Hal ini dilakukan atas permintaan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) usai melakukan koreksi terhadap detail engineering design (DED) Pasar Klewer sisi timur.

Kepala Dinas Pedagangan (Disdag) Pemerintah Kota Surakarta, Subagiyo, mengatakan bahwa revisi tersebut dilakukan pasca dirinya memberikan DED kepada pihak kementerian. Untuk diketahui, sebelumnya, kementerian juga memberikan koreksi terkait efisiensi biaya dan konsep pasar hijau. Kemudian untuk saat ini, koreksi diberikan pada aksesori tambahan.

“Kami sudah ke Kementerian PUPR, dan gambar (konstruksi) juga sudah bisa diterima. Namun ada perbaikan sedikit saja yang tidak begitu berarti karena tidak terkait desain konstruksi dan lebih terkait ke bagian aksesoris. Ya kami yakin koreksi ini bisa kami cukupi. Dan kalau tidak meleset pada 1 Mei nanti sudah mulai lelang,” terangnya.

Subagiyo menambahkan bahwa pembangunan pasar direncanakan bakal selesai pada enam hingga tujuh bulan pengerjaan.

Dalam pengajuan revisi DED tersebut ada beberapa perubahan. Salah satunya adalah Pasar hijau. Menurut Subagiyo pasar hijau itu adalah pasar yang saat siang hari tanpa lampu penerangan, namun sudah terlihat terang. “Jadi siang tidak ada listrik tapi tetap terang dan tanpa AC juga pasar juga akan sejuk. Lalu pasar akan dibangun dengan kondisi lingkungan yang dipenuhi tanaman yang berfungsi sebagai penghijauan,” katanya.

Sementara itu soal sewa Alun-Alun Utara Keraton Solo yang tidak diperpanjang, Subagiyo mengatakan bahwa hal itu bukan menjadi masalah besar. Ia yakin pembangunan selesai bersamaan dengan sewa Alun-alun habis. “Sewa habis bertepatan dengan rampungnya pembangunan pasar. Jadi pada bulan Januari 2020 sudah bisa ditempati,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo mengatakan bahwa pada saat menanti masa sewa Alun-Alun Utara Keraton Solo habis, Pemkot bakal membongkar sebagian kios yang tidak digunakan yang ada di sisi timur Alun-alun Utara.

Untuk diketahui, sejak ribuan pedagang Klewer mulai pindah ke kios permanen Pasar Klewer sisi barat pada 2017, kios darurat di sisi timur alun-alun dibiarkan kosong begitu saja. Dan ratusan pedagang Pasar Klewer sisi timur hanya menempati kios darurat yang ada di sisi barat Alun-alun. “Nanti menunggu masa sewa Alun-alun Utara habis, kios yang sisi timur yang tidak digunakan pedagang Pasar Klewer timur akan mulai kita bongkar,” ujar Rudy.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share This