Peduli Olahraga

Walikota FX Hadi Rudyatmo dinobatkan sebagai kepala daerah yang peduli terhadap kemajuan olah raga. Walikota Surakarta ini, bersama dengan 10 pelaku olahraga dan tokoh masyarakat ditetapkan sebagai Tokoh Peduli Olahraga Nasional oleh Kementeria Pemuda dan Olahraga. Penghargaan sebagai Tokoh Peduli Olahraga diserahkan dalam Peringatan Hari Olahraga Nasional yang dipusatkan di Sidoarjo, Jawa Timur, 9 September silam.
Walikota Rudyatmo ditetapkan sebagai tokoh yang peduli olah raga karena ia dinilai selalu sukses dalam menyelenggarakan event olahraga dan dinilai sebagai pelopor di bidang olahraga di tingkat pemerintah. Selain Walikota Surakarta, penghargaan yang diserahkan Wakil President Republik Indonesia, H. Muhammad Jusuf Kalla tersebut juga diberikan kepada Gubernur Jatim Soekarwo yang menerbitkan Perda tentang Penyelenggaraan Keolahragaan dan Pemberi anggaran untuk olahraga sebesar Rp 411 miliar dalam APBD 2016.
Beberapa nama yang mendapat penghargaan diantaranya, Eman Sulaema sebagai kiper terbaik pada Homeless Worldcup 2016 di Scotlandia, Tim SSB ASIOP APACINTI U-15 sebagai juara dunia Gothia Cup 2016 di Swedia, Citra Adisti yang merupakan pemain terbaik dan juara 1 Women Pro Futsal League 2016, Tim Nuris FC Liga Santri Nusantara sebagai juara 1 Malindo Cup 2016 di Malaysia U-16, Januar Susanto sebagai juara 1 Master BMX Flatland Festival International Sport Extreme (FISE) World Series di Prancis, Sanggoe Darma Tanjung sebagai juara 1 Amatir Skateboard Extreme Sport FISE Prancis, dan Hj Tini Kartini sebagai penggerak pembina olahraga di masyarakat.
Karena Walikota Rudyatmo masih melakukan tugas dinas ke Korea Selatan, Wakil Walikota Achmad Purnomo mewakili untuk menerima penghargaan tersebut. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengingatkan semua pihak agar menjadikan Hari Olahraga Nasional sebagai momentum evaluasi atas berbagai upaya yang sudah dilakukan di bidang olahraga. Dikatakannya, Sebagai negara besar dengan jumlah penduduk sekitar 250 juta, di masa mendatang Indonesia akan meraih medali emas sebanyak mungkin asalkan disertai dengan usaha keras. “Tentu setiap prestasi tidak dapat dicapai dengan bersenang-senang, berdiam diri. Semua prestasi dicapai dengan kerja keras dan usaha bersama,” ujanya. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share This