Khusus Lebaran Tol Solo – Kertosono Dibuka

Guna memperlancar arus mudik dan arus lebaran tahun ini, Jalan Tol Solo-Kertosono (Soker)  bakal dibuka. Jalan tol sepanjang 60 kilometer mulai bisa dinikmati dari Pintu Tol Ngasem (barat Kartasura) hingga Pintu Tol Widodaren, Walikukun, Ngawi. Akses jalan tol tersebut juga tidak berbayar alias gratis.

Menurut David Wijayanto, Dirut PT Solo Ngawi Jaya (SNJ), tol Soker hanya akan dibuka satu arah mulai tanggal 19 Juni hingga 26 Juni, yakni dari arah barat ke timur atau dari Pintu Tol Ngasem hingga ke Pintu Tol Widodaren. “Tujuannya memang untuk memperlancar arus mudik. Kita buka mulai pukul 06.00 WIB hingga 17.00 WIB setiap harinya,” kata David.

Demikian pula saat arus balik, arus lalu lintas yang diperbolehkan melintas hanya yang berasal dari timur (Pintu Tol Widodaren) hingga Pintu Tol Ngasem. Pembukaan Pintu Tol Widodaren menuju Ngasem dimulai pada tanggal 27 Juni hingga 2 Juli. “Difungsikan sementara jalan tol Solo-Kertosono  ini, diharapkan akan mengurai kepadatan arus mudik maupun balik yang melintas di kawasan Solo dan sekitarnya,” kata David.

Difungsikannya jalan tol Solo-Kertosono, yang belum 100 persen jadi tersebut sudah dilakukan sejak musim lebaran tahun lalu. Kala itu baru sekitar 20 kilometer yang bisa dilalui pemudik. Menurut David, selain tidak memungut biaya, pihaknya juga menyediakan rest area bagi pengguna jalan tol. “Rest area disediakan di Masaran, Sragen. Kita persiapkan fasilitas seperti toilet dan musala sertia mobil ambulans dan mobil derek,” tambah David.

Dengan diperbolehkannya jalan tol Solo-Kertosono, khususnya ruas Ngasem-Ngawi tersebut, pemudik dipastikan akan menghemat waktu tempuh. David memperkirakan, waktu tempuh pemudik bakal dipersingkat hingga dua jam. Namun David mewanti-wanti kepada calon pemudik untuk tidak memaksakan diri menggunakan tol lantaran akan dibatasi jumlah kendaraan yang masuk. “Setiap hari maksimal 4.000 kendaraan,” ujarnya.

Kepala Seksi Rekayasa Manajemen Lalu Linta Dinas Perhubungan Kota Surakarta, Ari Wibowo menambahkan Pinto Tol Banyuanyar juga akan dioperasikan pada H-7 hingga H+7  lebaran. Pada saat arus mudik, yakni tanggal 19 hingga 26 Juni, pintu tol tersebut sebagai pintu masuk dan pada arus balik sebagai pintu ke luar tol. “Kita akan mengantisipasi kepadatan lalu lintas di sekitar pintu tol,” ujarnya. (***)

Share This
X