Awas Titik Kemacetan di Surakarta Selama Lebaran

Sekitar 5,7 juta kendaraan diperkirakan akan menyesaksi lalu lintas di Kota Surkarta pada musim Lebaran Tahun 2017. Jumlah ini meningkat dua kali lipat lebih dbiandingkan pada hari-hari biasa. Menurut Ketua Panitia Masa Angkutan Lebaran Dinas Perhubungan Kota Surakarta Solo M. Usman, angka tersebut berdasarkan analisa yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan. “Akan ada peningkatan gelombang pemudik sekitar 0,3 persen dibandingkan tahun lalu,” katanya.
Menurut Usman, peningkatan jumlah kendaraan tersebut dipastikan akan membuat kemacetan lalu lintas. Dikatakannya, Dinas Perhubungan telah melakukan pemetaan titik-titik kemacetan selama musim lebaran. Dia menyebut, titik kemacetan tersebut berada di pusat perdagangan, baik pusat perbelanjaan modern maupun pasar tradisional dan tempat-tempat wisata. “Perkiraannya akan banyak kendaraan yang masuk dan parkir di sekitar pusat bisnis pada saat menjelang lebaran dan tempat wisata setelah lebaran,” ujarnya.
Usman menyebut lokasi yang berpotensi macet karena luapan parkiran kendaraan di antaranya adalah Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), Taman Hiburan Rakyat (THR) Sriwedari dan Taman Balekambang, kawasan Coyudan yang merupakan central business district (CBD). Yakni kawasan Coyudan, Kerten, Purwosari, dan Nonongan. “Di tempat-tempat itu yang bisa dilakukan adalah penataan parkir. Kami sudah maping terutama di lokasi CBD dan kawasan wisata menjelang dan sesudah Lebaran,” kata dia.

Rest Area
Sedangkan untuk menyambut pemudik yang akan melintasi Kota Surakarta, Dinas Perhubungan akan mendirikan sedikitnya rest area di enam lokasi. Rest area tersebut akan dioperasikan mulai tanggal 17 Juni 2017 atau H-9 Lebaran sampai 2 Juli 2017 atau H+7 Lebaran. Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kota Surakarta Hari Prihatno rest area tersebut akan didirikan di kawasan Jurug Jl. Ir. Sutami, Terminal Tirtonadi, Jl. Adisucipto, Jl. Bhayangkara, Tanjung Anom Jl. Yos Sudarso, dan Palang Joglo Kelurahan Kadipiro.
“Pertimbangan mengapa rest area didirikan di lokasi tersebut karena berdasarkan pada banyaknya kendaraan yang melintas di jalur mudik dan rawan macet,” ujarnya.
Rest area tersebut bakal beroperasi selama 24 jam. Berbagai fasilitas yang disiapkan di rest area di antaranya tempat tidur, televisi, tempat parkir, cek kesehatan, dan informasi jalur mudik. “Kami juga akan menempatkan petugas dua orang sampai tiga orang untuk berjaga di rest area agar pemudik yang membutuhkan informasi dapat dilayani,” kata dia. (***)

Share This
X