Taman Cerdas Raih Penghargaan

Taman Anak Cerdas yang dikembangkan Pemerintah Kota Surakarta berhasil menembus posisi 40 terbaik tingkat nasional Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2017. Penghargaan tersebut diserahkan Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Puan Maharani mewakili Presiden RI Jokowi kepadaa Wali Kota FX Hadi Rudyatmo di Stadion Manahan Solo bersamaan dengan digelarnya acara Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental, Jum’at (25/8/2017).

Keberhasilan ini membuat Kota Surakarta hampir tidak pernah absen dalam daftar inovator terbaik sejak Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menggelar kompetisi tersebut. Prestasi tersebut terbilang membanggakan lantaran program layanan publik yang bertujuan untuk memberikan ruang bermain dan belajar bagi anak-anak tersebut menyisihkan 59 inovasi lainnya yang sebelumnya lolos dalam top 99. “Selain Taman Cerdas, saat Top 99, sebenarnya ada inovasi lain dari Dinas Kependudukan dan Pecatatan Sipil,”  kata Wali Kota FX Hadi Ruydatmo.

Tahun 2017 ini merupakan tahun keempat Kementerian PAN dan RB menyelenggarakan Kompetisi Inovasi Layanan Publki sebagai bagian dari  program One Agency, One Innovation yang mewajibkan Kementerian/Lembaga Pemerintah dan Pemerintah Daerah untuk menciptakan minimal satu inovasi setiap tahunnya. Inovasi dalam pemerintahan menjadi suatu keharusan untuk memperbaiki kinerja dan meningkatkan kualitas pelayanan publik agar masyarakat merasakan kehadiran negara.

Berdasarkan publikasi Kementerian PAN dan RB, sejak digelar tahun 2014, jumlah peserta yang mengikuti kompetisi ini terus meningkat. Jika di tahun pertama baru ada 515 inovator yang unjuk gigi, di tahun kedua melonjak drastis menjadi 1.189 inovator. Pada tahun 2016 meningkat lagi menjadi 2.476 inovator dan di tahun 2017, tercatat 3.054 inovasi pelayanan publik yang terdaftar.  Dari ribuan inovasi tersebut, dipilih Top 99 Inovasi yang hasilnya diumumkan pada Bulan April silam. Setelah melalui proses yang ketat, dari 99 inovasi tersebut diperas lagi menjadi Top 44.

Kompetisi inovasi pelayanan publik ini merupakan kompetisi yang paling prestisius di tanah air. Selain diikuti oleh ribuan penyedia layanan publik dari kementerian, lembaga dan pemerintah daerah, juga melibatkan BUMN maupun BUMD. Selain melibatkan para pakar, Sinovik sistem penilaiannya mengacu pada pola yang diterapkan pada United Nation Public Service Award (UNPSA). Pemenang kompetisi ini juga akan diikutkan dalan UNPSA yang merupakan kompetisi layanan publik tingkat internasional.

Menko PMK Puan Maharani memberikan apresiasi kepada 40 program dari K/L, Pemerintah Daerah, dan Badan Usaha Milik Negara/Daerah (BUMN/D) dalam melakukan inovasi pelayanan publik yang dampaknya sudah dirasakan oleh masyarakat.  Menurut Puan, Inovasi Pelayanan Publik sesuai tugas fungsi dan kewenangan para aparatur negara untuk menjalankan Gerakan Revolusi Mental. Puan berharap agar Inovasi Pelayanan Publik yang berhasil meraih penghargaan ini bisa dijadikan acuan dan semangat aparatur negara lainnya dalam berkarya dan bekerja.

Share This
X