Dinas Kebudayaan Gelar Sosialisasi International Gamelan Festival (IGF) 2018

Minggu, 7 Januari 2018 bertempat di depan Taman Sriwedari Surakarta, Dinas Kebudayaan mengadakan sosialisasi International Gamelan Festival (IGF) 2018 yang akan diselenggarakan pada tanggal 9 Agustus 2018 sampai dengan tanggal 15 Agustus 2018 di kota Solo tepatnya di Mangkunegaran, Benteng Vastenburg, dan sepanjang jalan Slamet Riyadi. Sampai saat ini, perizinan ke tempat-tempat tersebut masih dijalankan oleh Panitia IGF. Tujuan diadakan IGF adalah mengenalkan deretan musik gamelan di Indonesia. Selain itu juga mengenalkan bahwa kota Solo sebagai pusat gamelan.

 

Program-program yang diadakan dalam rangka IGF seperti mengenalkan kembali gending-gending lama kepada masyarakat di mana pesertanya dari keraton solo, cirebon, dan sebagainya. Kemudian mengunjungi tempat-tempat Besalen (tempat pembuatan gamelan), melakukan kunjungan ke Blora dalam acara Tegas Desa yang akan disambut oleh pemerintah Blora dengan hiburan Tayub dan Wayang Klithik, menerbitkan buku dari tokoh-tokoh composer Indonesia seperti Narto Sabdo, Marto Pangrawit, Mloyo Widodo, dan sebagainya.

 

Pada pembukaan acara IGF, telah direncanakan pemecahan rekor muri pertunjukan gamelan. Pesertanya berasal dari kelurahan yang ada di Surakarta dan pelajar. Salah satunya siswa-siswi dari SMP Negeri 1 Surakarta yang membawakan komposisi Putut Ojo Gelut yang merupakan salah satu cengkok dalam permainan instrumen rebab di seni karawitan. Dalam sambutannya, Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo mengungkapkan, “mulai dari usia dini anak-anak harus dididik menghargai dan menghormati para leluhur yang telah menciptakan seni dan budaya yang luar biasa.”

Share This
X