Mider Projo, Walikota Hadiri Seremonial Pemulyaan Makam Putri Cempo

Jumat, 26 Januari 2018 Walikota, Wakil Walikota serta jajaran OPD Pemerintah Kota Surakarta mengadakan acara Mider Projo. Rute yang diambil kali ini adalah di daerah Kelurahan Nusukan tepatnya di Makam Putri Cempo. Disini Walikota menghadiri acara Seremonial Pemulyaan Makam Putri Cempo, dimana seyogyanya makam ini akan dipindahkan karena terdampak proyek normalisasi Kali Pepe.

Kepala BBWSBS (Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo) Ir. Charisal Ardian Manli, MT melaporkan bahwa rencana normalisasi Kali Pepe untuk mengurangi resiko banjir yang melanda di Kota Solo dan sekitarnya. Pekerjaan ini merupakan paket ke 3 tentang proyek normalisasi yang dimulai sejak bulan November 2016 hingga November 2018. Paket pekerjaan meliputi Rehabilitasi Bendung Karet Tirtonadi, membangun perlintasan jembatan dengan bentuk kaca pada tahun 2019. Karena pemandangan menarik di jantung kota akan menjadi destinasi wisata baru di Kota Solo.

“Normalisasi Kali Pepe dengan pembuatan tebing dan pompa air serta kita akan mewariskan mata air bukan air mata untuk generasi mendatang,” terangnya. Acara seremonial ini dihadiri juga oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Propinsi Jateng, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Dinas Kebudayaan, Tim Ahli Cagar Budaya, dengan menggunakan budaya Jawa, tata krama dan sopan santun.

Dalam sambutannya Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo menjelaskan penataan ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan masyarakat sehat, baik lingkungan serta sehat jasmani dan rohani. Serta menjadikan kawasan Tirtonadi yang permai dan asri. “Jika sudah sehat warganya, maka akan mapan aturan,” imbuhnya. Terakhir Walikota mohon doa restu pemindahan makam putri cempo, untuk menjadi wisata religi. Dengan menjadikan sebuah destinasi wisata baru akan menumbuh kembangkan perekonomian masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share This