Nama Pengguna:    Password:       

Sukseskan sensus penduduk yang dilaksanakan pada tanggal 1 s/d 31 Mei 2010 dan Gerakan Wajib Belajar Setiap Hari Minggu s/d Jumat dari jam 18.30 s/d 20.30 dengan mematikan televisi dan radio
Chikungunya buat panik warga Sewu

Merebaknya penyakit chikungunya yang menyerang 20-an warga di satu kawasan RT 05/ RW V Kelurahan Sewu, Jebres telah membuat warga panik.

Terkait hal itu, Puskesmas Induk Pucangsawit telah meminta bantuan Puskesmas Induk Ngoresan untuk melakukan fogging (pengasapan) fokus di wilayah tersebut.
Ketua RT 05/ RW V Kelurahan Sewu, Katriman menjelaskan, merebaknya penyakit chikungunya di kawasannya itu telah membuat warga sekitar panik. Kepanikan warganya itu, kata Katriman, lantaran mengetahui bahwa penderita penyakit chikungunya di wilayahnya ternyata tak bisa berjalan karena seluruh persendiannya terasa sakit dan nyeri. “Ada satu keluarga tak bisa keluar rumah karena mengaku persendiannya nyeri. Dan yang kena itu kok ya satu kawasan itu saja dalam tempo hampir bersamaan,” paparnya saat ditemui Espos di kediamannya, Senin (11/5).
Lebih lanjut Katriman menjelaskan, sejak chikungunya menyerang wilayahnya, berbagai pihak termasuk Puskesmas setempat juga turun tangan. Selain ada yang memeriksakan ke dokter dan rumah sakit setempat, katanya, warga juga ada yang memeriksakan ke Puskesmas setempat. “Saat itu, kampung langsung di-fogging seusai petugas Puskesmas meninjau lokasi. Namun, rencananya fogging juga akan dilakukan ulang menyusul banyaknya kasus yang terjadi secara bersamaan,” paparnya.
Kepala Puskesmas Induk Ngoresan, Teny Setyoharini menjelaskan lokasi di RT 05/ RW V Kelurahan Sewu tersebut sudah masuk kawasan penular penyakit chikungunya. Dan dari hasil tes epidemologi yang dilakukan petugas Puskesmas, lokasi tersebut layak di-fogging fokus untuk kali kedua. “Hari Rabu pekan ini (13/5-red), wilayah tersebut akan di-fogging fokus. Satu fogging saat awal kali pertama chikungunya merebak dengan cepat. Satunya lagi untuk memastikan musnahnya jentik nyamuk yang akan dilakukan Rabu (11/5) nanti,” paparnya saat ditemui Espos di ruang kerjanya.
Menurut Teny, yang perlu digalakkan saat ini ialah penyadaran kepada warga masyarakat akan arti pentingnya pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Upaya tersebut, katanya, harus terus dipupuk kepada warga melalui berbagai acara pembinaan dan penyuluhan warga. “Karena kalau dilihat, sebenarnya lokasi yang terserang chikungunya itu masih jauh dari sungai. Jadi, yang terpenting saat ini ialah menanamkan pola hidup sehat dan menggalakan PSN,” paparnya

Statistik Pengunjung

  • Jumlah Kunjungan: 441209
  • Pengunjung Unik: 32040
  • Alamat IP: 38.107.191.111

Pesan Pendek

cialis :

Hello!http://swienton.com/members/BuyCialisOnline1.aspx ,cialis,


tramadol :

Hello!http://opensourcecinema.org/users/buytramadol1 ,tramadol,


xanax :

Hello!http://opensourcecinema.org/users/buyxanax ,xanax,


xanax :

Hello!http://forum.ea.com/eaforum/posts/list/438376.page ,xanax,


viagra :

Hello!viagra ,


Semua Pesan

    Kontak Kami

    Dinas Komunikasi dan Informatika
    Jl. Jendral Sudirman no. 2
    Surakarta 57111
    Telp./Fax (0271) 643454 
    email: diskominfo@surakarta.go.id