Pemkot Solo Bagikan Banner Anti Korupsi

Sebanyak 58 banner bertuliskan “Pegawai Negeri Menerima Gratifikasi dan Tidak Lapor KPK adalah Korupsi” dibagikan oleh Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo kepada 51 Lurah, lima  Camat dan dua Kepala SKPD pelayanan publik, pada upacara rutin setiap hari senin di halaman Balaikota Senin (3/6).

Hal itu dilakukan sebagai tindakan pencegahan praktik korupsi di tingkat pelayanan publik. dan wujud komitmen pemkot solo dalam menegakkan slogan Solo Berseri Tanpa Korupsi dan merupakan tindak lanjut sosialisasi yang dilakukan beberapa waktu yang lalu oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Rencananya, banner tersebut akan dipasang di kantor Kelurahan, Kecamatan, dan kantor Pelayanan Publik.

Karena sesuai Pasal 12B UU No. 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 tahun 2001, bahwa pidana bagi PNS atau penyelenggara negara yang menerima gratifikasi adalah pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat empat  tahun dan paling lama 20 tahun. Denda minimal Rp 200 juta dan maksimal Rp 1 miliar. dan apabila terjadi PNS yang kedapatan melakukan korupsi, Pemkot Solo langsung memberikan sanksi pemecatan kepada PNS bersangkutan.(bs)


Share/Save

Konten Terkait

Info Kota | Indeks Berita