Pemerintah Kota Surakarta
TPID Gelar Pasar Mirunggan untuk Tekan Inflasi
  May 26, 2019 11:15

Hari raya Idul Fitri sudah di depan mata. Anomali ekonomi yang hampir selalu terjadi adalah kenaikan harga-harga barang kebutuhan karena melonjaknya permintaan pasar. Bila tak diantisipasi oleh pemerintah, hal ini bisa berdampak negatif bagi masyarakat, salah satunya inflasi atau penurunan nilai mata uang rupiah kita.

Sebagai upaya untuk menekan inflasi daerah menjelang Lebaran 2019, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Surakarta bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta, perbankan, distributor, dan pelaku usaha menyelenggarakan Pasar Mirunggan Gotong Rotong Bakdan Neng Solo. Kegiatan yang digelar selama dua hari, 27-29 Mei mulai pukul 07.30 WIB ini diselenggarakan di Pendhapi Gede Balai Kota Surakarta.

Menurut Wali Kota Surakarta yang juga Ketua TPID Surakarta,  FX Hadi Rudyatmo, Pasar Mirunggan merupakan salah satu upaya dalam rangka menekan inflasi 4K yakni ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif pada bulan Ramadan dan Lebaran. Disamping itu, penyelenggaraan Pasar Mirunggan juga untuk mengantisipasi kenaikan harga pada pekan terakhir puasa.

”Di pasar ini menjual beberapa komoditas dengan harga murah, langsung dari distributor. Terutama produk yang memberikan andil cukup besar terhadap inflasi dalam beberapa waktu terakhir. Seperti beras, daging ayam ras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam ras, bawang putih, dan lainnya. Kegiatan ini untuk mengantisipasi kenaikan harga yang terjadi pada minggu terakhir puasa,” ujarnya, kemarin (27/5).

Pada prinsipnya, lanjut Rudy untuk menjaga inflasi jelang Lebaran tetap dibawah angka 1 persen, pihaknya melibatkan sejumlah pihak seperti dari pihak perbankan, distributor dan pelaku usaha. “Dari sinilah Pasar Mirunggan terselenggara,” terangnya.

Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Surakarta Taufik Amrozy menambahkan, inflasi yang rendah dan stabil merupakan syarat terciptanya pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Konsep ini terilhami upaya pengendalian inflasi yang tidak dapat dilakukan secara parsial. Untuk itulah, adanya Pasar Mirunggan sangat diharapkan mampu membantu menjaga ketersediaan bahan pokok.

“Mengendalikan inflasi adalah tugas dan tanggung jawab bersama. Jadi semua harus ikut dan bergerak, terutama dari sisi distributor dan pelaku usaha. Ini semua dilakukan untuk masyarakat, untuk menjaga inflasi terkendali dan semua komoditas merata,” katanya.

aosgi
Pemerintah Kota Surakarta

DISKOMINFO SP

Kompleks Balai Kota Surakarta

Jl. Jend. Sudirman No.2, Kota Surakarta, Jawa Tengah
Kode Pos 57133
(0271) 2931667

Site Statistics

Visits today

257

Visitors today

203

Visits total

380,853

Visitors total

298,072

©️ 2022 Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Surakarta