Pemerintah Kota Surakarta Terima Bantuan Untuk Warga Terdampak dari Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas
September 10, 2021 09:11
TOP BUMD Awards PAU Pedaringan dan BPR Bank Solo
September 10, 2021 12:43

Inisiasi Digitalisasi Sekolah, Wakil Walikota Minta Segera dilaksanakan

SURAKARTA – Dalam rangka untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di Kota Surakarta, Pemerintah Kota Surakarta melalui Dinas Pendidikan menggelar Bimbingan Teknis Inisiasi Digitalisasi Sekolah Menuju Solo Smart Education, Jumat (10/9/2021) di Alana Hotel Convention Centre.

Wakil Walikota  Surakarta Teguh Prakosa dalam sambutan sekaligus membuka kegiatan, menilai digitalisasi pendidikan di Kota Surakarta merupakan hal yang tidak terhindarkan karena dipaksa situasi dan kondisi Pandemi Covid 19 yang mengharuskan para guru dan murid belajar secara on line atau daring ( dalam jaringan ).

Walaupun digitalisasi sudah secara tidak langsung dilaksanakan selama hampir 2 tahun dengan belajar daring, namun Teguh Prakosa mengharapkan para guru bersedia belajar metode pengajaran dan belajar baru yang sepenuhnya digital.

“Nanti kalau Bapak Ibu sudah paham dengan metode belajar digital ( e-learning ), tinggal mengembangkan sendiri. Ide ini sudah ada dan dilaksanakan pada masa pandemi ini. Sekarang tinggal memperdalam,” jelas Teguh.

Harapannya budaya Kota Surakarta menjadi dasar landasan mengoperasionalkan digitalisasi pendidikan yang akan disampaikan Fasilitator Pengembang Digitalisasi Sekolah yang juga pemenang lomba software e- learning se Asia Pasifik, Muhammad Yudhi.

Kepala Dinas Pendidikan, Etty Retnowati pada kesempatan tersebut mengungkapkan alasan bimtek tersebut diselenggarakan adalah untuk menyesuaikan dengan perubahan layanan pendidikan yang berubah drastis dari Pendidikan Tatap Muka menuju Pendidikan Jarak Jauh melalui jaringan internet.

Namun menurut Etty, banyak kesulitan yang dialami baik guru dan siswa dalam menjalankan aktifitas belajar mengajar secara on line. Di antaranya persoalan kejenuhan dan metode yang kurang tepat.

“Pandemi ini sudah memberikan pelajaran kepada kita untuk bisa beradaptasi dengan keadaan, di mana pemanfaatan teknologi ini harus kita lakukan karena melalui teknologi digitalisasi maka transformasi layanan pendidikan, informasi bisa kita lakukan lebih cepat. Efektifitas dan efisiensi sudah diakui, serta ketepatan waktu dan sumber informasi yang diperlukan lebih mudah kita dapatkan,” jelasnya.

Sementara Kombes Imam Saputro yang menginisiasi kegiatan tersebut bermaksud untuk memulai metode belajar mengajar elektronik atau digitalisasi pendidikan di Kota Surakarta, lantaran Surakarta merupakan Kota Pendidikan dengan kearifan lokal sejak jaman dahulu.

“Kami yang berlatar belakang keluarga guru, ingin memberikan sedikit masukan untuk memajukan pendidikan dengan digitalisasi dalam cara belajar dan mengajar. Selain itu tujuan digitalisasi pendidikan adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan sehingga mengurangi tindak kejahatan karena dengan pendidikan yang tinggi orang akan berpikir kreatif untuk memengaruhi kehidupannya,” terangnya.

“Pembelajaran yang baik tentunya adalah pembelajaran yang bisa menjembatani antara siswa dan guru misalnya, bagaimana cara desain pembelajaran, membangun kompetensi pengajar dan memberikan semangat siswa agar antusias dalam belajar,” tambahnya.

Diketahui, transformasi digital mempengaruhi berbagai elemen kehidupan kita, termasuk sektor pendidikan. Program sekolah digital menjadi salah satu terobosan yang mulai diadopsi oleh sejumlah sekolah di Indonesia untuk tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Sekolah digital adalah sebuah lembaga pendidikan yang mengaplikasikan sistem pendidikan terdigitalisasi. Bukan hanya sistem pembelajarannya saja yang terdigitalisasi, sistem manajemen sekolahnya pun juga terdigitalisasi.

Konsep sekolah digital memang cukup kompleks dalam penerapannya. Tapi jika sistemnya sudah berjalan, proses pendidikan akan berjalan dengan baik.

Bimtek yang diikuti seluruh kepala SD dan SMP se Kota Surakarta dihadiri juga oleh Ketua Komisi IV DPRD Kota Surakarta Putut Gunawan yang membidangi masalah pendidikan.

Comments are closed.