TOP BUMD Awards PAU Pedaringan dan BPR Bank Solo
September 10, 2021 12:43
Walikota Gibran Dampingi Nadiem Makarin Resmikan Ruang Praktek Siswa di SMK N 2 Surakarta
September 13, 2021 10:20

Walikota Surakarta Dampingi Mendikbudristek Tinjau PTM di Kota Solo

Surakarta-Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming mendampingi Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim meninjau pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di beberapa sekolah di Kota Solo, Senin (13/9).

Lokasi pertama peninjauan di SMAN 4 Surakarta. PTM dilaksanakan dengan maksimal 20 siswa dalam ruang kelas, siswa-siswi dengan antusias menyambut Nadiem dan Gibran. Pada kesempatan ini Gibran Rakabuming menyampaikan dukungan dan menegaskan bahwa beliau sangat pro dengan PTM.

“Kami di Solo sangat Pro PTM, tetapi itu tergantung situasi kondisi. Kemarin ketika Solo sudah diberikan kesempatan untuk turun ke level 3, langsung kami arahkan untuk segera melakukan PTM karena ini tidak bisa ditunda lama-lama” ujarnya

Gibran juga mengimbau kepada guru pengajar untuk terus kooperatif melaksanakan protokol kesehatan secara ketat dalam kegiatan PTM.

“Saya juga mohon Bapak Ibu guru untuk disiplin melaksanakan prokes, sekali lagi kita tidak bicara muda atau tua semuanya bisa terserang covid. Sekali lagi saya juga butuh dukungan Bapak Ibu orang tua murid ini agar protokol kesehatan super super ketat sekali terutama untuk di sekolah karena anak-anak ini adalah anak-anak yang paling kita lindungi dan paling kita prioritaskan” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim menyampaikan apresiasi apa yang telah dilakukan Walikota Solo.

“Saya juga sangat apresiasi sama pak Wali Kota, yang benar-benar mendorong terlaksananya PTM. Mas Gibran sangat pro PTM,” ujarnya.

Usai meninjau PTM di SMAN 4, Gibran dan Nadiem melanjutkan peninjauan pelaksanaan PTM di SMPN 1 Surakarta. Pada kesempatan ini Nadiem mengungkapkan bahwa Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming sangat mendukung pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang sudah dimulai secara bertahap sejak minggu lalu. Selain itu Mendikbudristek tersebut, mengapresiasi inisiatif kepala sekolah, guru, dan stakeholder dalam menggelar kegiatan baik di luar maupun di dalam lingkungan sekolah.

“Saya mengapresiasi SMP 1 Surakarta, karena dapat meyakinkan orang tua murid untuk kembali (melakukan pembelajaran) tatap muka dan saya juga mengapresiasi komite sekolah yang sudah berperan aktif dalam menghadang disinformasi dan misinformasi yang ada,” ungkap Nadiem Makarim

Dalam kunjungan tersebut, Nadiem mengenalkan Program Sekolah Penggerak yang dicanangkan Kemendikbudristek.

“Harapannya sekolah-sekolah di Indonesia mampu menjadi Sekolah Penggerak, yaitu sekolah yang mendorong adanya perubahan,” tambah Nadiem

Beliau mengungkapkan bahwa dalam pelaksanaannya, Sekolah Penggerak tentu akan menjadi tugas yang perlu dihadapi. Dalam program tersebut harus dilakukan dengan adanya perubahan kurikulum, aspek pembelajaran, dan budaya kerja, termasuk pola asesmen yang harus diubah.

“Program Sekolah Penggerak juga berlaku untuk semua sekolah, dengan catatan memiliki kriteria yang sama yaitu adanya motivasi yang tinggi dari kepala sekolah, guru, hingga orang tua murid yang berani dengan adanya perubahan,” imbuhnya. 

Rombongan kemudian melanjutkan peninjauan pelaksanaan tes guru honorer jalur PPPK di SMK 6. Gibran memberikan semangat kepada para guru yang sedang melaksanakan tes CAT.

“Semangat ya Bu, ayo dimaksimalkan kesempatan ini, semoga hasilnya bisa melampaui passing grade-nya” ucapnya.

Selain itu, Gibran juga memamerkan solar panel sebagai energi listrik ramah lingkungan yang telah terpasang di atap bangunan kelas, dan mereka menyempatkan berswafoto sambil menunjuk ke arah solar panel tersebut.

Kunjungan kerja Mendikbud Ristek dilanjutkan dengan pemberian pengarahan kepada Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia. Sebelumnya para rektor PTN telah mengikuti pengarahan dari Presiden Republik Indonesia bertempat di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) yang diikuti langsung oleh 35 rektor dan diikuti 57 rektor PTN secara daring.

Comments are closed.