Pemerintah Kota Surakarta
Siswa SMK Dan SLB Kota Solo Kini Bisa Bekerja Sesuai Kemampuan Dengan Alat Ukur Psikotes
  January 12, 2022 10:34

SURAKARTA – Wakil Walikota Teguh Prakosa dalam arahannya menyambut baik kerjasama dan penggunaan alat ukur psikotes gratis yang bisa membantu para siswa SMK dan SLB se Kota Surakarta. Hal tersebut dikatakan dalam arahannya pada MoU lembaga pendidikan Kota Surakarta dengan ekrutes.id (PT Cita Tekad Gemilang ) pada penerapan alat ukur psikotes untuk mengetahui minat dan bakat siswa SMK dan SLB., Selasa (12/1/2022) di Hotel Swiss Bell In Saripetojo Kota Surakarta.

“Saya minta segera disosialisasikan dan didata para lulusan SMK yang belum mendapatkan pekerjaan. Kami berharap dengan ekrutes, anak segera mendapatkan pekerjaan begitu lulus dari SMK dan SLB. Ciptakan lapangan kerja juga dengan modal ekrutes,” kata Teguh.

MoU dihadiri Kepala Cabang Dinas Wilayah 7 Provinsi Jawa Tengah Suratno diwakili Kasi SMK Tis Setyaningsih, Direktur PT Cita Tekad Gemilang Hartono Candra, para Kepala SMK Kota Surakarta, Ketua APBKK ( Asosiasi Pengelola Bursa kerja Khusus Kota Surakarta ) Nono Budiarto, anggota APBPKK Surakarta dan Kepala Bidang Sosial Budaya  Badan Perencanaan Pengembangan dan Penelitian Kota Surakarta Sumilir Wijayanti.

Hartono Candra mengatakan, dalam rangka penandatanganan kerjasama penggunaan alat ukur psikologi untuk peserta didik dan tamatan lembaga pendidikan di Kota Surakarta, kami selaku pelaku industri yang berfokus pada platform pengembangan alat tes psikologi, sangat merasa terhormat mendapat respon positif dari Pemerintah Kota Surakarta dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Dimulai dengan niat yang baik diakhiri dengan kebergunaan, alat tes ID memiliki tujuan untuk dapat membantu pendidikan dalam mempersiapkan siswa siswi SMK agar mampu menghadapi tuntutan di dunia usaha dan dunia industri. Kami berharap melalui identifikasi kemampuan, potensi di masa mengenyam pendidikan dapat membantu sekolah maupun siswa menemukan minat dan merancang karir yang sesuai di masa depan,” kata Candra.

Dijelaskan, kerjasama ini dapat terwujud karena adanya sinergi positif dari Pemerintah Kota Surakarta, APBKS, sekolah – sekolah dan ekrutes.id

Ties Setyaningsih mengatakan, untuk menjawab adanya anggapan SMK sebagai penyumbang pengangguran, pembenahan untuk memberikan tambahan skil dan pengetahuan diketahui dari awal masuk SMK adalah siap bekerja dan juga bisa melanjutkan atau berwirausaha.

Prinsip SMK untuk memandirikan para siswa bisa bekerja atau melanjutkan ke perguruan Tinggi  dan para siswa Sekolah Luar Biasa juga bisa mandiri di masyarakat dan tidak membebani masyarakat dengan ilmu yang telah dimiliki.

“Mudah – mudahan kegiatan ini akan meningkatkan kerjasama asosiasi khususnya di SMK sehingga para siswa dan lulusan mendapatkan informasi dari ABPKS. Diharapkan tidak membebani para siswa dan orang tua dalam mencari kerja,” jelas Ties.

Sementara Nono Budiarto kepala APBKS, mengajak semua pihak terkait untuk memajukan pendidikan. Menurutnya, MoU tersebut merupakan upaya untuk mengetahui tingkat kemampuan anak didik dengan menyelenggarakan psikotes untuk para siswa SMK dan SLB. 

Setelah dilakukan uji psikologi akan diketahui gaya belajar dan potensinya ke bidang pekerjaan apa. Sehingga siswa bisa diarahkan dan dibimbing dengan pemberian perlakuan tes psikologi. 

“Berbagai kegiatan rekrutmen sering kita adakan untuk menjaring tenaga terampil lulusan SMK dan SLB dengan perusahaan degan peserta tamatan lembaga pendidikan di Kota Surakarta,” ujarnya.

Kendala dihadapi dengan kegiatan Job fair yakni siswa mengalami persoalan karena perusahaan dan siswa tidak sesuai kemampuan dan jurusan yang ditempuh saat bersekolah.

Solusi akhirnya didapat dengan mengetahui minat siswa kemana dengan gaya belajar seperti apa digunakan alat ukur psikotes bekerjasama dengan ekrutes.id. Fasilitas diberikan gratis tanpa biaya apapun sampai selesai MOU dan bisa diperpanjang.

Ekrutes.id dimulai menguji ribuan siswa di kelas X, XI dan XII. Untuk kelas X dan XI, hasilnya diberikan ke sekolah untuk dijadikan bahan pembinaan untuk mengarahkan siswa. Sedangkan untuk kelas XII untuk mengarahkan minat kerja apakah sesuai dengan bakat dan minat. Dan jika sesuai, sekolah akan mencarikan industri yang sesuai dengan bakat dan minat selanjutnya masuk ke proses rekrutmen.

Lembaga pendidikan bisa menyiapkan siswanya atau calon lulusannya agar sesuai dengan minat dan bakatnya. SMK dan SLB juga digandeng karena ada vokasi untuk perusahaan yang bersedia menerima disabilitas untuk bekerja. 

Kegiatan menguji minat dan bakat siswa dilandasi dengan pengalaman alumni yang kesulitan mendapatkan pekerjaan yang sesuai. Kegiatan dimulai sejak minggu kedua Januari 2022.

Agnia Primasasti
Pemerintah Kota Surakarta

DISKOMINFO SP

Kompleks Balai Kota Surakarta

Jl. Jend. Sudirman No.2, Kota Surakarta, Jawa Tengah
Kode Pos 57133
(0271) 2931667

Site Statistics

Visits today

22

Visitors today

16

Visits total

412,236

Visitors total

322,852

©️ 2022 Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Surakarta