Cara Cek Tiket dan Jadwal Vaksinasi Booster
January 31, 2022 16:32
17 Puskesmas Surakarta, Sediakan 7 Layanan Khusus
February 4, 2022 10:16

BST Ramah Difabel Sudah Uji Coba Di Surakarta

Pemerintah Kota Surakarta dalam upaya mewujudkan hak-hak dan kebutuhan difabel, menyediakan transportasi publik yakni bus medium low deck ramah difabel yang telah diuji coba di Kota Surakarta pada Selasa (11/1/2022) hingga sebulan ke depan di koridor 1 bus Batik Surakarta Trans (BST). Bus monocoque ini menggunakan jalur koridor 1 BST, menghubungkan Bandara Internasional Adi Sumarmo dengan Terminal Palur.

Perusahaan karoseri Adi Putro yang merakit bus ini mengklaim moda transportasi ini adalah yang pertama di Indonesia untuk kategori medium monocoque. BST ramah difabel ini pun menyediakan rute koridor 1 yang menghubungkan Bandara Internasional Adi Soemarmo dan Terminal Palur melewati Jalan Adi Soemarmo (Colomadu-Kartasura) – Jalan Ahmad Yani (Kartasura) – Jalan Slamet Riyadi – Jalan Ahmad Yani (Kerten), kemudian Jalan Adi Sucipto – Jalan Dr. Moewardi (Kota Barat) – Jalan Slamet Riyadi – Jalan Jenderal Sudirman – Jalan Urip Sumoharjo – Jalan Kolonel Sutarto – Jalan Ir. Sutami – Jurug – Terminal Palur (kembali melalui rute yang sama).

Dinas Perhubungan Kota Surakarta masih menunggu surat rekomendasi dari Korlantas Polri terkait pengoperasian bus full koridor 1 alias dari Bandara Internasional Adi Soemarmo hingga Terminal Palur, Karanganyar. Pada uji coba Selasa pagi, Dinas Perhubungan Kota Surakarta bersama perwakilan Adi Putro, baru sebatas mengukur tingkat keamanan dan kenyamanan penumpang, sekaligus menghimpun masukan dari kalangan difabel yang mengikuti uji coba.

Seiring dengan hal ini, uji coba halte juga akan dilakukan dalam waktu dekat untuk memastikan apakah halte sudah memadai untuk pengoperasian bus medium low deck tersebut. Apabila ke depan diperlukan pembenahan pada halte, maka Dinas Perhubungan siap memfasilitasi demi kenyamanan difabel.

Saat uji coba, Selasa (11/1/2022) perwakilan dari tim advokasi difabel Surakarta menilai bus medium low deck itu 80% sudah memenuhi kebutuhan difabel. Namun, terdapat catatan pada pada lantai bus yang kurang rata sehingga menyulitkan difabel berkursi roda. Perwakilan Adi Putro pun menampung hal tersebut dan siap melakukan perbaikan layanannya.

Comments are closed.