Mari Mengenal Apa Itu Kerata Basa
May 11, 2022 14:56
Rencana Kegiatan Penataan Ruang, Penataan Bangunan, dan Lingkungan Tahun Anggaran 2022 Kota Surakarta
May 12, 2022 13:25

Tanamkan Literasi Melalui Bemo Pustaka

Dalam rangka mendukung naiknya tingkat literasi di tengah masyarakat, pemerintah daerah melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip (Disperarsip) Kota Surakarta mendorong peluncuran Bemo Pustaka. Fasilitas ini diresmikan bersamaan pada peringatan HUT ke-277 Kota Surakarta yang bertempat di gedung balai kota pada 17 Februari 2022 lalu. Dalam waktu yang sama, juga dilakukan penyerahan secara simbolis sertifikat akreditasi terhadap 11 perpustakaan di Solo, yang mana seluruhnya mendapat akreditasi A. Sementara, target tahun ini terdapat 50 perpustakaan yang akan diakreditasi.

Banyaknya perpustakaan Kota Solo, ditengarai karena kota ini memiliki sejarah literasi yang panjang sejak dahulu. Diketahui bahwa, Keraton Kasunanan dan Pura Mangkunegaran, telah menciptakan banyak karya dan pujangga. Yosodipuro menulis Serat Wulang Reh, Paku Buwono IV dan Serat Wulang Sunu, Mangkunegara IV menulis Serat Wedhatama, Paku Buwono V menulis Serat Centhini serta ada juga pujangga legendaris dari Kota Solo, yaitu Ki Padmasusastra dan Ronggowarsito. Mengingat akan hal itu, Kota Solo memiliki potensi literasi yang menjanjikan dan dapat mewujudkan kota literasi dunia dibawah pengakuan UNESCO.

Untuk mendukung literasi tetap ada di kota ini, diciptakanlah Bemo Pustaka. Bemo Pustaka merupakan fasilitas perpustakaan keliling. Berupa bemo yang dimodifikasi sedemikian rupa dengan dilengkapi berbagai buku bacaan yang dapat dimanfaatkan dan dibaca secara gratis oleh masyarakat. Rencananya, Bemo Pustaka akan tersebar di lima kecamatan Kota Solo, meliputi Kecamatan Banjarsari, Laweyan, Pasar Kliwon, Serengan, dan Jebres. 

Salah satu Bemo Pustaka yang sudah berjalan, yakni bertempat di Masjid Cengklik, Nusukan, Banjarsari, pada 13 April 2022. Hadirnya fasilitas ini, menyediakan buku-buku terkait dengan ajaran Islam. Sehingga, dapat memperkaya pengetahuan anak-anak dalam bidang literasi, khususnya agama Islam. Tak hanya, koleksi buku keagamaan, tersedia juga buku cerita dan buku komik yang tentunya disukai anak-anak  Kegiatan ini dapat mendorong anak-anak untuk gemar membaca, sekaligus mengisi kegiatan ramadan dengan hal positif. 

Kondisi pandemi yang masih terjadi, membuat Bemo Pustaka wajib untuk menerapkan protokol kesehatan ketat. Selain itu, anak-anak diminta untuk melakukan social distancing, dengan duduk berjarak masing-masing anak minimal satu meter. Durasi waktu untuk membaca pun juga dibatasi, sekitar dua jam, mulai pukul 12.00-14.00 WIB.

Diharapkan, Bemo Pustaka dapat menjadi fasilitas yang mampu menambah pengetahuan dan informasi kepada warga Solo. Dengan begitu, secara tidak langsung literasi di tengah masyarakat akan terus berkembang dan akan menciptakan generasi yang maju serta melek ilmu pengetahuan.

Comments are closed.