Tahukah kamu, Tugu Pemandengan Titik 0-nya Kota Solo?
May 16, 2022 14:19
Solo Giatkan Gemar Membaca untuk Jadi Kota Literasi
May 17, 2022 14:05

Pandemi Mereda, Perayaan Waisak Kembali di Gelar

Dua tahun sudah perayaan Hari Tri Suci Waisak ditiadakan, akibat pandemi Covid-19. Seiring dengan kasus Covid-19 yang sudah berangsur berkurang, pada tahun 2022 ini, perayaan akan kembali diadakan dan berpusat di Candi Borobudur. Tentunya, kabar ini disambut bahagia oleh seluruh umat Buddha, khususnya di Jawa Tengah dan sekitarnya. 

Hari Raya Tri Suci Waisak sendiri merupakan suatu peringatan tiga peristiwa penting, yaitu pertama, kelahiran Pangeran Siddharta, yakni  tokoh yang sangat penting bagi para pemeluk agama Buddha. Kedua, Pangeran Siddharta mencapai Penerangan Agung dan menjadi Buddha, dan ketiga Buddha Gautama parinibbana (wafat).

Ketua Umum DPP Wali Umat Buddha Indonesia (Walubi), Dra. S. Hartati Murdaya, menjelaskan mengenai tema Peringatan Waisak Nasional 2566 BE tahun 2022 adalah jalan kebijaksanaan menuju kebahagiaan sejati. Sedangkan sub tema yang diangkat adalah mengajak umat untuk mengaktualisasikan ajaran luhur Sang Buddha dalam kehidupan sehari-hari, menuju pencerahan sempurna tanpa batas.

Sementara itu, pemilihan tempat acara puncak di Candi Borobudur, dikarenakan lokasi tersebut sebagai tempat beribadah umat Buddha di Indonesia dan bahkan dunia. Hal ini juga dikuatkan dengan adanya penandatanganan Nota Kesepakatan Pemanfaatan Candi Prambanan dan Candi Borobudur untuk Kepentingan Agama Umat Hindu dan Umat Buddha Indonesia dan Dunia. Kesepakatan ini ditandatangani oleh Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X di Kantor Gubernur DIY pada 11 Februari 2022. Penandatanganan ini disaksikan secara luring dan daring oleh beberapa menteri serta pejabat pemerintahan terkait.

Adapun rangkaian acara yang akan dilakukan, antara lain tanggal 13 Mei 2022, bakti sosial di Kaloran Temanggung dan di Kabupaten Semarang. Pada tanggal 14 Mei 2022, bakti sosial sembako dan pengambilan Api Abadi Mrapen dibawa dan disemayamkan di Candi Mendut. Kemudian, tanggal 15 Mei 2022, dilakukan pengambilan Air Suci dari Umbul Jumprit dibawa dan disemayamkan di Candi mendut. Lalu, tanggal 16 Mei 2022, diadakan prosesi jalan kaki dari Candi Mendut ke Candi Borobudur. Tanggal 16 Mei 2022, juga merupakan acara puncak yang digelar di Lapangan Kenari. Dilanjutkan acara Dharmasanti Waisak, pada pukul 19.00 WIB di Lapangan Lumbini Candi Borobudur dan ada juga pelepasan lampion yang ramah lingkungan. 
Agenda ini akan menjadi momen yang berharga untuk mengenalkan Indonesia, khususnya Candi Borobudur yang dikenal sebagai warisan budaya dunia. Panitia akan menyediakan saluran virtual, agar seluruh dunia dapat menyaksikan Peringatan Waisak Nasional 2566 BE tahun 2022 ini. Selain itu, semua pihak dan panitia yang melaksanakan kegiatan secara offline, akan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat demi keamanan dan kenyamanan bersama.

Comments are closed.