1st National Collaboration Race 2022
June 21, 2022 13:23
Pelatihan Dasar Polisi Pamong Praja Kategori Keahlian dan Keterampilan
June 21, 2022 15:10

Gelar Tanda Kehormatan Satyalencana Kebudayaan

Seniman legend, Ibu Waljinah ditunjuk sebagai calon penerima gelar tanda kehormatan Satyalencana Kebudayaan. Penghargaan ini diperoleh beliau, karena dedikasi yang diberikan dalam memajukan budaya, khususnya kebudayaan Jawa, begitu giat. Bahkan sampai membawa Jawa terkenal di mata dunia. 

Dalam rangka memberikan penghargaan tersebut, sebelumnya telah dilakukan verifikasi dan Peninjauan Lapangan Calon Penerima Gelar Tanda Kehormatan Satyalencana Kebudayaan tahun 2022. Acara tersebut dilaksanakan dengan adanya Paparan Calon Penerima Usulan Tanda Kehormatan Satyalancana Kebudayaan kepada Ibu Waljinah yang disampaikan oleh Brigjen TNI (Mar) Ludi Prastyono selaku Kepala Biro Gelar Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan, Sekretariat Militer Presiden RI, dan Bapak Judi Wahyudin, M.Hum selaku Direktur Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, serta Bp. Aryo Widyandoko selaku Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta. 

Satyalencana Kebudayaan merupakan tanda penghargaan yang diberikan Pemerintah Republik Indonesia kepada warga negaranya yang telah berjasa dalam memajukan bidang kebudayaan. Tujuan dari Pemberian Gelar Tanda Kehormatan tersebut, merujuk pada Pasal 3 UU No. 20 Tahun 2009, yaitu untuk menghargai jasa setiap orang, kesatuan, institusi pemerintah atau organisasi yang telah mendarmabaktikan diri dan berjasa besar dalam berbagai bidang kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ibu Waljinah yang notabene seorang penyanyi keroncong dari Kota Solo, dirasa tepat untuk memperoleh penghargaan ini. Karier beliau dalam dunia tarik suara telah memperoleh berbagai prestasi, antara lain Anugerah Seni dari Yayasan Musik Hanjaringrat di Solo pada 2002, AMI Legend Award 2013, dan AMI Award for Best Keroncong/Style/Opera Recording Producer 2015. Tak hanya di Indonesia, nama Ibu Waljinah terkenal hingga ke mancanegara. Akibat ketenarannya, nama beliau dijadikan salah satu nama jalan di Suriname.

Sebagai generasi penerus yang berbudaya, sudah selayaknya kita menghargai dan melanjutkan perjuangan para budayawan tersebut. Supaya kebudayaan Jawa tetap lestari, dan dapat dijadikan edukasi bagi generasi selanjutnya. Dengan begitu, tidak mengurangi maupun menghilangkan ciri khas dari kebudayaan Jawa itu sendiri. 

Comments are closed.