Pemerintah Kota Surakarta
Macam-macam Tugu di Kota Solo
  June 22, 2022 14:23

Menjelajah Kota Solo tak akan ada habisnya. Banyak ikon khusus yang menggambarkan ciri khas kota ini. Salah satunya dengan keberadaan tugu-tugu di titik tertentu Kota Solo. Pembangunan tugu tersebut memuat makna dan arti dari suatu peristiwa. Aspek kebermanfaatan dari adanya tugu-tugu ini juga menambah keindahan tata letak kota.

Adapun macam-macam tugu yang ada di Kota Solo, yaitu pertama Tugu Jam Pasar Gedhe. Lokasinya berada tepat di depan pintu masuk Pasar Gedhe Harjonagoro. Menurut data inventarisasi Bappeda Solo tahun 1995, tugu ini dibangun pada masa pemerintahan Pakubuwono X. Tujuannya untuk menciptakan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat. Dengan dibangunnya tugu ini, raja berharap bisa mencegah terjadinya kecelakaan. Oleh karena itu, tugu ini terletak diantara perempatan jalan. Agar pengguna jalan lebih berhati-hati dan mengurangi laju kendaraannya saat melewati kawasan ini.

Kedua, Tugu Pemandengan yang berada di seberang Kantor Balaikota Surakarta. Tugu ini juga menjadi penanda pusat Kota Solo atau titik nol kota. Tingginya mencapai tiga meter dan bangunannya berbentuk segiempat mengerucut ke atas dengan empat lentera mengarah ke segala arah. Bangunan ini menjadi menjadi titik kosmologi perkotaan pada zamannya. Dahulu, Tugu Pemandengan dijadikan titik fokus pandangan raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, ketika lenggah atau duduk di Sitihinggil.

Ketiga, Tugu Kebangkitan Nasional atau disebut juga Tugu Lilin. Berada di Jalan Dr. Wahidin, Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan. Tugu ini dibangun pada tahun 1933 dalam rangka memperingati 25 tahun berdirinya Boedi Oetomo. Bentuk tugu yang dirancang menggambarkan kekuatan, sementara lilin mempunyai arti penerang jalan. Konsep tersebut dicanangkan oleh Ir.Soetedjo, yang mendapat dukungan dari masyarakat, karena dianggap memenuhi cita-cita kebangsaan.

Keempat, Tugu Cembengan di wilayah Jebres. Namanya diambil dari bahasa Tionghoa, ching bing yang berarti penghormatan. Tugu ini didirikan untuk penanda ke pemakaman khusus Tionghoa yang letaknya di timur laut kampus Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo. Jika diamati, Tugu Cembengan berbentuk tingkatan yang salah satu terdapat lubang di tengahnya. Fungsinya untuk meletakkan penerangan, supaya seseorang mengetahui penanda tersebut.

Kelima, Tugu Keris. Dari pintu masuk utama Terminal Tirtonadi ke arah timur, kamu akan menjumpai bangunan menyerupai keris yang berdiri kokoh di dekat Jembatan Tirtonadi. Tugu ini memiliki tinggi mencapai 25 meter dengan warna keemasan dari tugu ini yang berasal dari lempengan tembaga. Pemilihan keris dikarenakan benda ini merupakan senjata tradisional dari Jawa yang bahkan telah diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia. 

Agnia Primasasti
Pemerintah Kota Surakarta

DISKOMINFO SP

Kompleks Balai Kota Surakarta

Jl. Jend. Sudirman No.2, Kota Surakarta, Jawa Tengah
Kode Pos 57133
(0271) 2931667

Site Statistics

Visits today

139

Visitors today

100

Visits total

364,375

Visitors total

285,576

©️ 2022 Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Surakarta