Pemerintah Kota Surakarta
Solo Indonesia Culinary Festival 2023, Bukti dan Apresiasi Kuliner Tradisional Solo yang Tetap Dilestarikan
  March 16, 2023 12:15

Menapak malam, suasana di halaman Benteng Vastenburg Solo makin ramai. Ratusan orang tampak memenuhi ruang terbuka tersebut sembari menikmati aneka kuliner yang berada di tenda-tenda sarnafil berwarna putih.

 

Ajang pesta kuliner bertajuk Solo Indonesia Culinary Festival (SICF) 2023 itu sangat riuh oleh warga Solo dan sekitarnya. Bahkan tamu-tamu hotel berkebangsaan asing juga tampak di tempat itu. Dua pria bule memesan minuman jus alpukat dan menikmatinya sembari berjalan-jalan mencari makanan yang akan disantapnya.

 

Sementara sebagian warga ada yang berkerumun di depan panggung hiburan musik. Sembari menyaksikan musik, mereka mengambil tempat duduk dan meja yang tersedia dan menikmati malam dengan berbagai makanan pilihannya.

 

Solo selalu punya cara untuk memanjakan warganya dengan berbagai kegiatan, termasuk Solo Indonesia Culinary Festival 2023 di kawasan Benteng Vastenburg. Kegiatan yang digelar guna menyemarakkan HUT ke-278 Kota Solo ini menyajikan demikian banykanya kuliner tradisional Solo dan berbagai kuliner lain.

 

Menu-menu tradisional khas Solo sudah lama menjadi idaman tamu-tamu yang datang ke Solo. Kuliner jenis sate saja sudah begitu banyak penggemarnya. Sate kere, yang merupakan kuliner khas Solo, selalu menjadi incaran warga dan tamu-tamu yang datang ke Solo. Terlebih warga Solo yang merantau ke daerah lain, menu ini selalu banyak diburu.

 

Sate kere yang diartikan kere atau miskin memang menyajikan sate gembus yang dibaluri bumbu kacang. Namun seiring perkembangannya, sate ini banyak divariasi dengan jeroan sapi, tentu juga sangat gurih dan enak. Apalagi dikombinasi dengan lontong sebagai pengganti nasi dengan sajian di atas pincuk.

 

Dan sate kere ini juga menjadi buruan warga yang mendatangi ajang pesat kuliner di Solo tersebut. Antrean panjang warga tampak di depan stan sate kere tersebut. Kalau bicara soal jajan dan kuliner, warga Solo memang sangat dikenal dengan istilah keplek ilat, yang bisa diartikan memanjakan lidah atau menjadi penikmat makanan.

 

Maka tak heran, ajang pesta kuliner di Solo Indonesia Culinary Festival 2023 ini, menjadi kesempatan warga Solo mencoba berbagai menu ke menu lainnya. Sekelompok anak muda putra dan putri tampak antre di stan sate kere. Namun tak lama kemudian mereka mencoba jajan di stan lenjongan.

 

Lenjongan adalah jajanan pasar yang mayoritas terbuat dari singkong. Lenjongan terdiri dari berbagai  makanan (Gendar, Klepon, Sawut, Jongkong, Gatot, Getuk, Tiwul, Cenil, Klepon, Ketan hitam, Ketan putih, Jagung (Grontol), lalu ditaburi parutan kelapa dan gula pasir ataupun gula merah cair.

 

Wuih…kebayang ya…sensasi menikmati kudapan favorit warga Solo ini. Perpaduan rasa manis dan gurih langsung menari-nari di bibir dan lidah. Cara makannya pun unik, satu pincuk lenjongan selalu disediakan tusuk gigi untuk menusuk setiap makanan untuk disantap di mulut. Kudapan super lezat ini biasa dijual di pasar-pasar tradisional, salah satunya di Pasar Gede Solo.

 

Yang gak kalah seru, di pembukaan acara, warga disuguhi makan 10.000 sate yang dibagikan gratis oleh panitia. Bahkan tamu-tamu diizinkan ikut menikmati sensasi bakar sate sebelum dimakan bersama-sama. Mengikutsertakan warga pada kegiatan bakar sate, merupakan upaya memberikan sensasi unik bagi tamu-tamu yang berkunjung.

 

Sudah barang tentu, warga langsung mengabadikan kegiatan tersebut. Mereka berebut mengambil angle yang bagus untuk diupload di akun media sosial mereka masing-masing.

 

Penyelenggaraan festival bertema Ragam Cita Rasa Kuliner Nusantara Bukti Kebhinnekaan Bangsa ini menjadi bukti, bahwa kuliner tradisional Solo masih tetap dijaga dan dipertahankan. Sebab, salah satu magnet yang menarik tamu-tamu luar kota dan wisatawan asing adalah menu-menu tradisional Solo yang masih ada.

 

Gudeg Solo, Gendar Pecel, Thengkleng, Sate Kere, Sego Liwet, Jenang Lemu dan berbagai makanan lain, merupakan kekayaan wisata kuliner yang luar biasa banyak dicari baik warga Solo maupun wisatawan. Ajang SICF 2023 yang digelar tanggal 9-12 Maret 2023 itu menyedot animo pengunjung yang sangat luar biasa banyak.

 

Selain memeriahkan HUT Kota Solo, SICF 2023 juga punya tujuan untuk memromosikan potensi kuliner daerah sebagai daya tarik pariwisata daerah dan nasional. Event ini juga ingin mendorong kemajuan dan pertumbuhan ekonomi kreatif, khususnya subsektor kuliner. Tak kalah penting, SICF 2023 ini diarahkan untuk mengapresiasi kuliner lokal, sekaligus sebagai ajang edukasi dan promosi wisata kuliner di Solo.

 

Hotel-hotel ternama di Solo juga menampilkan berbagai menu-menu andalannya, sekaligus dikawal oleh para chef hotel yang sangat piawai meracik dan menyajikan menu-menu makanan tradisional. Soal rasa, nggak bisa dibantah lagi, menu racikan chef hotel berbintang memang paling jago menggoda lidah.

 

Melalui SICF 2023, semua potensi pendukung wisata ikut berkembang. Okupansi penginapan di hotel-hotel Solo ikut meningkat, sebab promosi Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta terhadap Kota Solo terus gencar. Termasuk agenda SICF 2023 ini, menjadi salah satu kalender event yang penting untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Solo.

Agnia Primasasti
[yarpp]
Pemerintah Kota Surakarta

DISKOMINFO SP

Kompleks Balai Kota Surakarta

Jl. Jend. Sudirman No.2, Kota Surakarta, Jawa Tengah
Kode Pos 57133
(0271) 2931667

Site Statistics

Visits today

17

Visitors today

15

Visits total

425,201

Visitors total

330,588

©️ 2022 Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Surakarta