Pemerintah Kota Surakarta
Kawasan Mojosongo jadi Pusat Industri Kreatif
  November 14, 2016 05:15

Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta akan menjadikan kawasan Mojosongo sebagai pusat pengembangan industri kreatif. Hal tersebut sesuai amanat Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Surakarta.

Kepala Bidang Perencanaan Ruang Dinas Tata Ruang Kota (DTRK) Solo, Nunung Setyo Nugroho, menjelaskan pengembangan kawasan digeser dari industri manufaktur menjadi industri kreatif. Sebab, nilai tambah dari industri kreatif lebih tinggi dibandingkan industri manufaktur. Selain itu, dampak lingkungan yang ditimbulkan dari industri kreatif lebih kecil.

Percepatan pengembangan dilakukan menyusul secara spasial kawasan Mojosongo terkoneksi dengan Sangiran. Keberadaan industri kreatif di Mojosongo seperti kerajinan sangkar burung, tahu, dan tempe bisa mendukung wisata Sangiran.

Pelaku industri kreatif seperti tahu dan tempe didorong untuk terus memperluas pasar hingga menembus supermarket. Inovasi dalam pembuatan produk turunan juga harus diperkuat guna meningkatkan nilai tambah.

Pengembangan kawasan Mojosongo sebagai kawasan industri kreatif akan diperkuat dengan pendirian gedung Pusat Informasi Produk dan Showroom. Gedung tersebut akan menjadi tempat untuk mengenalkan produk, serta memberi informasi mengenai industri kreatif yang ada di Mojosongo mulai dari pengolahan produk, pengolahan limbah, hingga menjadi tempat digelarnya event-event penunjang promosi. Saat ini pembangunan gedung masih dalam tahap pengkajian.

aosgi
Pemerintah Kota Surakarta

DISKOMINFO SP

Kompleks Balai Kota Surakarta

Jl. Jend. Sudirman No.2, Kota Surakarta, Jawa Tengah
Kode Pos 57133
(0271) 2931667

Site Statistics

Visits today

248

Visitors today

195

Visits total

380,844

Visitors total

298,064

©️ 2022 Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Surakarta