Pemerintah Kota Surakarta
Halaman Balai Kota Dipercantik Lagi
  March 29, 2018 08:51

Sebuah eskavator terlihat mulai membongkar trotoar dan pagar depan Balai Kota Surakarta sebelah utara, Rabu (28/03). Kepala Bagian (Kabag) Umum Setda Pemerintah Kota Surakarta, Heru Sunardi mengatakan pembongkaran yang dilakukan untuk menata kawasan halaman depan Balai Kota Surakarta sebelum dibangun plasa. “Penataan dimulai dengan membongkar pagar depan Balai Kota, nantinya Balai Kota akan memiliki plasa seperti Sriwedari,” terang Heru.

Bangunan di kawasan Balai Kota selama ini tak begitu nampak, baik dari arah Jalan Jenderal Sudirman maupun dari arah Jalan Urip Sumoharjo. Hal tersebut juga sempat diutarakan oleh Wali Kota Surakarta, F.X. Hadi Rudyatmo, dirinya menyebut selama ini bangunan Balai Kota kita tertutup pagar depan, sehingga kemegahan arsitektur Jawa di Balai Kota tak begitu terlihat. “Jadi pagar Balai Kota dibongkar di ganti ruang terbuka hijau supaya keliatan ini lho bangunan Balai Kota dan nanti bisa digunakan sebagai ruang publik,” terang F.X. Rudy

Heru menjelaskan penataan koridor pelataran Balai Kota sebagai bagian integrasi penataan pelataran Balai Kota dengan Koridor Jalan Jenderal Sudirman yang juga dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tahun 2018. Untuk menunjang penataan ini beberapa area depan Balai Kota juga akan mengalami perombakan, diantaranya perubahan jalur akses masuk komplek Balai Kota, pembangunan jalur pejalan kaki, penataan halaman dan pembangunan plasa.

Saat ini akses pintu keluar masuk Balai Kota jadi satu tepat berada ditengah halaman melewati air mancur, setelah dilakukan penataan nantinya akses pintu tersebut akan berubah. “Akses masuk komplek Balai Kota Surakarta akan dibangun disebelah selatan atau bersebelahan dengan gedung lama Bank Indonesia, sementara untuk pintu keluar akan dibangun disebelah utara berdekatan dengan Gereja St. Antonius Purbayan. Sedangkan untuk air mancur yang berada di halaman depan akan dihilangkan keberadaannya, diganti dengan plasa terbuka,” terang Heru.

Proyek yang menelan anggaran Rp1,8 miliar dikerjakan sebagai upaya menjadikan kawasan Balai Kota sebagai area publik baik di halaman Balai Kota maupun di Pendapi Gede. “Penataan koridor pelataran Balai Kota dikerjakan sebagai upaya menjadikan kawasan tersebut untuk area publik. Jadi nanti anak-anak bisa bermain di halaman Balai Kota, bahkan Pendapi Gede juga bisa digunakan untuk latihan menari dan lainnya,” kata Heru.

Terkait keamanan di lingkungan Balai Kota, Heru mengatakan sejumlah satuan petugas keamanan akan disiagakan untuk menjaga aset milik Pemerintah Kota Surakarta, selain itu pintu gerbang yang telah dibangun disebelah utara dan selatan Pendapi Gede akan ditutup setelah jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) berakhir.

F.X Rudy mengatakan selain untuk memperindah halaman dan menambah ruang terbuka, pembongkaran bangunan pagar Balai Kota dilakukan Pemkot supaya lebih mendekatkan diri kepada masyarakat. Pak Wali ingin masyarakat bisa memanfaatkan Pendapi Gede Balai Kota sebagai tempat kegiatan seni dan budaya. Pembongkaran pagar sekaligus sejalan dengan rencana Pemkot dalam revitalisasi bangunan Pendapi Gede. “saya tidak ingin kesannya ada jarak pemisah antara warga dengan pejabat daerah. Jadi dengan dibukanya pagar, nanti warga bisa beraktivitas di Balai Kota kapan saja,” katanya.

aosgi
Pemerintah Kota Surakarta

DISKOMINFO SP

Kompleks Balai Kota Surakarta

Jl. Jend. Sudirman No.2, Kota Surakarta, Jawa Tengah
Kode Pos 57133
(0271) 2931667

Site Statistics

Visits today

285

Visitors today

184

Visits total

363,851

Visitors total

285,219

©️ 2022 Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Surakarta