Terbaik!

Wakil Wali Kota Surakarta mewakili FX Rudyatmo menerima penghargaan Wali Kota Terbaik versi Kadin, di Bali (29/11).

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memberi predikat Wali Kota Surakarta, FX. Hadi Rudyatmo sebagai wali kota terbaik di seluruh Indonesia dengan memberi penghargaan KADIN Award 2019. Pemberian penghargaan tersebut bersamaan dengan kegiatan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin 2019 di Nusa Dua, Bali, Jumat (29/11/2019). Wakil Wali Kota Achmad Purnomo mewakili penerimaan penghargaan tersebut.
Selain wali kota terbaik, KADIN Award juga diberikan untuk gubernur terbaik, bank BUMN terbaik dan bank BUMD terbaik. Khusus untuk kategori gubernur terbaik, Kadin Award dibagi menjadi tiga wilayah, yakni wilayah barat, tengah dan timur. Setiap kategori, terdapat tiga terbaik sedangkan untuk kepala daerah tingkat kota/kabupaten ada enam terbaik. Selain Wali Kota Surakarta, Wali Kota Semarang, Wali Kota Makasar dan Wali Kota Kediri serta Bupai Kuningan dan Bupati Bekasi turut menerima penghargaan tersebut.
“Sebenarnya penghargaan wali kota terbaik yang ditujukan kepada pribadi saya itu kurang tepat, harusnya satu kesatuan sebagai pemerintahan kota. Karena apa yang dinilai oleh Kadin Indonesia adalah hasil kerja bersama seluruh perangkat pemerintahan, tidak hanya wali kota pribadi. Tetapi saya mengucapkan terima kasih jika ada pihak yang memberikan apresiasi seperti itu,” kata Wali Kota FX. Hadi Rudyatmo menanggapi penghargaan tersebut.
Kadin Award merupakan apresiasi yang diberikan kepada kepala daerah, yang membantu percepatan ekonomi Indonesia, serta mendukung program Kadin Indonesia maupun daerah. Kadin Award 2019 sendiri digelar bersamaan dengan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin 2019. “Kadin mengapresiasi capaian para peraih Kadin Awards dalam meningkatkan keanggotaan Kadin, memberdayakan UMKM, serta mendorong partisipasi Kadin pada kegiatan pemerintah daerah, baik di dalam maupun luar negeri,” kata Ketua Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani.
Menurut Wali Kota FX. Hadi Rudyatmo, meraih penghargaan sebagaimana yang diberikan Kadin bukan lah tujuan pemerintahan Kota Surakarta yang dia pimpin. Dikatakannya, jika ada pihak luar yang memberikan apresiasi hal itu hanya lah nilai tambah pengakuan atas kinerja yang dilakukan pemerintahannya. “Tujuannya kan jelas agar masyarakat yang 3WMP (waras, wasis, wareg, mapan papan) tercapai. Artinya, masyarakat lah yang menjadi tolak ukur,” kata wali kota.
Dikatakannya, Kadin khususnya Kadin Surakarta memang memiliki hubungan erat dengan Pemerintah Kota Surakarta. Sebagai penyelenggara negara di tingkat lokal, sebisa mungkin pihaknya memberikan kemudahan fasilitas bagi pengusaha dalam berusaha. “Kita memberikan banyak insentif untuk pengusaha baik yang hendak berinvestasi maupun yang sudah menanamkan modalnya di kota ini. Misalnya, insentif pengurangan pajak agar pengusaha tidak terbebani ketika pertumbuhan ekonomi melambat,” tandasnya.
Mengenai ketidakhadirannya dalam penyerahan penghargaan tersebut, Wali Kota Rudyatmo menyebutkan sejumlah alasan. Salah satunya adalah dirinya tidak ingin mengecewakan ASN di Pemerintahan Kota Surakarta yang tengah memperingati HUT KORPRI. “Saya sudah menyatakan kesanggupannya untuk bersama seluruh ASN saat merayakan hari jadinya jauh sebelum ada undangan dari KADIN. Selain itu, saya minta pak Pur mewakili menerima penghargaan tersebut untuk menunjukkan kalau award tersebut bukan untuk pribadi saya, tetapi untuk seluruh Pemerintahan Kota Surakarta karena memang itu hasil kerja keras bersama bukan hanya seorang Rudy,” tuturnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share This