Walikota Surakarta Hadiri Video Conference Rakornis Terpusat TMMD Ke – 111
May 27, 2021 14:25
Percepatan Pemulihan Ekonomi, Gibran Tinjau Vaksinasi Lansia,Pedagang Pasar, dan Pemain Persis Solo
May 28, 2021 11:25

Mider Projo, Gibran Teguh Tinjau Titik Lokasi Genangan Saat Hujan

Surakarta- Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka dan Wakil Walikota Teguh Prakosa, Sekda Surakarta dan Forkompimda, mengadakan kegiatan Mider Projo meninjau drainase yang mampet dan titik yang menyebabkan genangan air disaat hujan deras mengguyur Kota Surakarta, yakni depan Kantor Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ), Notosuman ( Jl. Muh Yamin ), dan daerah Palang Pintu Kereta Api Jebres.

Dalam tinjauannya ke lokasi drainase yang mampet karena banyaknya sampah yang menyumbat aliran air, Walikota mengatakan dalam waktu dekat akan dipasang box culvert untuk memperlancar arus air karena dimenasinya yang lebih besar dari selokan biasa.

“Akan segera kita atasi masalah selokan mampet ini. Lihat saja banyak sampah makanan dan sisa minyak. Kita keruk dulu. Kita bikin sodetan baru ke arah Honggowongso ( jalan ) dan dipasang box culvert. Untuk saluran depan OJK akan dikeruk dan diperdalam oleh OJK. Sementara titik banjir lainnya sedang kita identifikasi dan kita perbaiki segera,” beber Gibran.

Lokasi banjir berikutnya di kampung sekitar Palang Pintu Kereta Api Jebres, Walikota mengungkapkan masalah sudah diketahui, drainase sudah dilebarkan namun menyempit di tanah KAI. “Kita koordinasi dengan KAI, soalnya dengan volume air yang semakin membesar di kala hujan,” katanya.

Sementara Ketua Rt 1 Rasmiati mengharapkan Walikota Surakarta segera bertindak untuk membebaskan warga di sekitar rel Stasiun dan palang pintu  Jebres dari banjir yang selalu mengancam di musim hujan.

Walikota Gibran menjelaskan, rute mider praja yang dilewati akan dikerjakan drainasenya secara menyeluruh dan paralel. Rumah atau lahan warga nantinya yang terdampak sudah terdata. Walaikota berharap warga merelakan supaya tidak lagi terjadi banjir. Gibran juga mengungkapkan banyaknya drainase yang justru ditutup dengan beton sehingga menyulitkan dalam pengerukan dan pembersihan endapan dan sampah yang tersangkut. Menurut Walikota, pengerjaan perbaikan drainase direncanakan selesai tahun 2022 hingga 2023.

Comments are closed.