Pemerintah Kota Surakarta
Museum Musik Kamsidi, Ada Jejak Seorang Komponis Indonesia Asal Solo
  March 14, 2023 12:15

Tidak ada petunjuk apapun untuk menuju tempat ini. Bila tidak bertanya pada orang sekitar, mungkin akan sulit menemukan lokasinya.

Rumah kuno yang berada di Jalan Haryo Panular 28 B, panularan, Laweyan ini tak begitu terlihat dari jalan, lantaran rumahnya agak menjorok masuk ke dalam sebuah gang sempit. Gang itu pun diapit oleh dua bangunan rumah warga sekitar.

Bagi warga sekitar, rumah itu sudah sangat dikenal sebagai Museum Musik Kamsidi. Begitu melewati pintu gerbang, sebuah halaman rumput cukup luas menyambut setiap tamu yang datang. Bangunan yang terlihat lawas itu, di teras rumahnya terpajang berbagai alat musik jadul. Ada yang dipajang di dinding, ada pula yang dipajang di lantai.

Masuk ke dalam ruangan, ada sebuah ruangan yang sangat penuh dengan koleksi-koleksi alat musik tua. Ada beberapa yang terpajang di dinding yaitu kisah-kisah sejarah Kamsidi.

Kini museum tersebut, dikelola oleh Abdullah Kamsidi, anak dari Kamsidi. Museum tersebut memang dikelola keluarga, sehingga bila ingin mengunjungi Museum Musik Kamsidi secara rombongan, harus berkoordinasi dahulu dengan pihak keluarga, agar bisa disiapkan penyambutan dengan baik oleh keluarga.

Kamsidi adalah seorang komponis Indonesia yang dilahirkan di Kampung Kauman, Solo, tahun 1909. Sejak usia 8 tahun dirinya sudah belajar biola dan meneruskan untuk menguasai piano. Pada tahun 1930, Kamsidi mendirikan grup musik Cauman Band. Keluarga Kamsidi berusaha mengumpulkan benda-benda yang terkait dengan musik hingga terkumpul beberapa di rumahnya. Museum tersebut masih diurus oleh keluarga Kamsidi dengan segala keterbatasan pengelolaan.

Salah satu karya Kamsidi adalah lagu Mars Bambu Runcing yang dikerjakannya bersama Daldjono. Kamsidi juga menggarap lagu Mars Harapan Bangsa, sebagai Mars Pekan Olah Raga Nasional (PON), tahun 1948 di Lapangan Sriwedari, Solo. Pada lagu Mars Harapan Bangsa, Kamsidi mengerjakan musiknya dan syairnya ditulis oleh Daljono.

Sebagai komponis Indonesia, Kamsidi juga pernah mendapatkan penghargaan dari pemerintah pada tahun 1978 yang ditandatangani oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Daoed Joesoef.

Kamsidi bersama komposer asal Belanda, Jozef Cleber atau Jos Cleber, mengaransemen lagu Indonesia Raya ciptaan Wage Rudolf Supratman untuk piringan hitam di Lokananta, Solo.

Di Museum Musik Kamsidi, disimpan alat musik yang dulu digunakan oleh Cauman Band. Grup band itu, pada zamannya sangat terkenal di Kota Solo. Kamsidi menjadi salah satu anggota dari grup band tersebut. Di era itu, Cauman Band memberikan semangat lahirnya berbagai grup band di Solo.

Selain alat musik jadul, terdapat juga beberapa partitur lagu yang masih disimpan dengan baik oleh keluarga Kamsidi. Salah satu di antaranya adalah partitur Mars Bambu Runtjing.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta sejak Desember 2021 meluncurkan Gerakan Wajib Kunjung Museum. Ada banyak museum yang didirikan di Solo dan menyimpan koleksi-koleksi berharga, salah satunya Museum Musik Kamsidi. Pelaku pendidikan, yaitu sekolah-sekolah didorong untuk mengunjungi museum yang tersebar di Kota Solo.

Ada beberapa museum di Solo, di antaranya, Museum Radya Pustaka, Museum Keris Nusantara, Museum Keraton Kasunanan Surakarta, Monumen Pers Nasional, Museum Lokananta, Museum Bank Indonesia, Museum RRI, Tumurun, Museum Batik Keris, Museum Pura Mangkunegaran, Batik Gunawan, Museum UNS Surakarta, Museum Lukis Dullah, Museum Astana Oetara Laya, Museum Danar Hadi, Museum Musik Kamsidi dan Museum Samanhudi.

Pemkot Surakarta mendorong, agar masyarakat, terutama pelajar dan mahasiswa bisa lebih aktif tergerak mengunjungi museum-museum yang berdiri di Solo.

Melalui gerakan mengunjungi museum, animo masyarakat untuk mengunjungi museum semakin meningkat. Terutama untuk para pelajar, diharapkan lebih meningkatkan pengetahuan dan belajar terhadap sejarah masa lalu melalui kunjungan ke museum.

Agnia Primasasti
[yarpp]
Pemerintah Kota Surakarta

DISKOMINFO SP

Kompleks Balai Kota Surakarta

Jl. Jend. Sudirman No.2, Kota Surakarta, Jawa Tengah
Kode Pos 57133
(0271) 2931667

Site Statistics

Visits today

22

Visitors today

13

Visits total

425,318

Visitors total

330,659

©️ 2022 Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Surakarta