Pemerintah Kota Surakarta
Tips Pencegahan Polio
  February 20, 2024 11:15

Penyakit polio, atau poliomyelitis, merupakan ancaman serius yang dapat menyebabkan kelumpuhan, masalah pernapasan, bahkan kematian. Meskipun vaksinasi adalah metode pencegahan utama, terdapat pula langkah-langkah lain yang dapat diambil untuk melindungi diri dari infeksi virus polio.

Vaksinasi: Perlindungan Utama

Vaksinasi adalah benteng pertahanan terbaik melawan polio. Saat ini, terdapat dua jenis vaksin yang efektif untuk memberikan perlindungan: inactivated poliovirus (IPV) dan vaksin polio oral (OPV).

  1. IPV (Inactivated Poliovirus):
  • Diberikan melalui serangkaian suntikan, dimulai sejak usia 2 bulan hingga anak berusia 4-6 tahun.
  • Terbuat dari virus polio yang tidak aktif, menjadikannya aman dan efektif tanpa risiko menyebabkan penyakit.
  1. OPV (Oral Polio Vaccine):
  • Menggunakan virus polio yang dilemahkan.
  • Cenderung digunakan di banyak negara karena biayanya yang terjangkau, pemberiannya yang mudah, dan tingkat kekebalan yang baik.
  • Dalam kasus yang sangat jarang, OPV dapat mengembalikan bentuk virus polio yang berbahaya.

Vaksinasi untuk Orang Dewasa

Bagi orang dewasa, terdapat rekomendasi vaksinasi yang perlu diperhatikan:

  • Belum Divaksinasi atau Tidak Yakin: Mendapatkan dua dosis IPV dengan jeda 4-8 minggu dan dosis ketiga 6-12 bulan setelah dosis kedua.
  • Sudah Divaksinasi tapi Berisiko Tinggi: Disarankan menerima suntikan IPV booster tunggal.

Suntikan booster IPV dapat memberikan perlindungan seumur hidup, sangat penting terutama bagi mereka yang berisiko tinggi seperti yang bepergian ke daerah rawan polio atau merawat penderita polio.

Pencegahan Sehari-hari

Selain vaksinasi, upaya pencegahan sehari-hari sangat penting untuk melindungi diri dari virus polio. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil:

  1. Hindari Jajan di Tempat yang Kurang Bersih:
  • Pilih tempat makan yang bersih dan terpercaya.
  • Kurangi jajan di luar, lebih baik mengonsumsi makanan yang diolah sendiri di rumah.
  1. Cuci Tangan Secara Teratur:
  • Gunakan sabun dan air mengalir untuk membersihkan tangan.
  • Hand sanitizer berbahan dasar alkohol dapat digunakan jika sabun tidak tersedia.
  1. Hindari Kontak Dekat dengan Orang Sakit:
  • Batasi kontak fisik, seperti berciuman dan berpelukan.
  • Hindari berbagi peralatan makan dengan orang yang sakit.
  1. Periksa Status Vaksinasi sebelum Bepergian:
  • Pastikan vaksinasi polio sudah lengkap sebelum bepergian.
  • Dapatkan suntikan booster jika perlu, terutama jika menuju daerah rawan polio.

Jika mengalami gejala seperti demam, sakit tenggorokan, atau sakit kepala, segera konsultasikan dengan dokter. Pencegahan polio melibatkan kombinasi vaksinasi dan praktik kebersihan, menjaga kita dan masyarakat dari risiko penyakit yang serius ini.

Agnia Primasasti
[yarpp]
Pemerintah Kota Surakarta

DISKOMINFO SP

Kompleks Balai Kota Surakarta

Jl. Jend. Sudirman No.2, Kota Surakarta, Jawa Tengah
Kode Pos 57133
(0271) 2931667

Site Statistics

Visits today

0

Visitors today

0

Visits total

426,497

Visitors total

331,352

©️ 2022 Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Surakarta