Pemerintah Kota Surakarta
Belajar sambil Bermain di Taman Cerdas Jebres
  November 27, 2016 11:45

Jika ada suvery, boleh jadi Taman Cerdas Jebres menjadi salah satu ruang terbuka hijau di Kota Solo yang paling ramai dikunjungi orang. Meski wahana yang berada di belakang kampus UNS Kentingan ini tidak pernah diproyeksikan sebagai tempat kunjungan wisata, namun hampir setiap hari ratusan orang berjubel di sana.  Sebagian besar sengaja datang ke Taman Cerdas Jebres lantaran ingin melakukan swafoto alias selfie. Maklum di tempat ini banyak sekali ikon-ikon yang selfie-able.

Setelah memajang patung-patung binatang purba termasuk patung raksasa pitecantropus, pengeloa Taman Cerdas Jebres menambah koleksi patung penghias. Lima patung tokoh pewayangan, relief wayang, patung Ki Hajar Dewantara berikut relief yang berisi diorama perjuangan termasuk pembacaan teks proklamasi oleh Bung Karno. “Kami memiliki harapan ketika orang yang singgah ke Taman Cerdas Jebres akan mendapatkan suatu pengetahuan baru,” kata Hari Sapto, pengelola Taman Cerdas.

Yap, tambahan pengetahuan baru itu lah yang disasar Taman Cerdas Jebres dengan menambah berbagai fasilitas. Ketua LPMK Jebres, Tri Sapto Handoyo mengatakan meski harganya tidak murah, patung dan relief yang menambah keindahan dan keasrian Taman Cerdas Jebres itu sebenarnya adalah elemen pendukung. “Pada awalnya orang tertarik karena fasilitas-fasilitas yang kasat mata itu dulu. Tidak apa-apa. Kalau sering datang ke sini lama-lama mereka akan terlibat dalam kegiatan yang mungkin tidak diperoleh di sekolahan,” ujarnya.

Tri Sapto mengatakan patung yang dipasang di Taman Cerdas Jebres diusahakan serealis atau mendekati dengan aselinya itu dengan maksud agar orang yang melihat khususnya anak-anak sekolah memiliki gambaran yang lebih detail mengenai tokoh tersebut. Demikian pula dengan relief yang terukir di dinding Taman Cerdas Jebres. “Dengan melihat visualisasi yang mendekati kenyataan, diharapkan imaginasi anak-anak bisa terbangun. Misalnya ketika melihat relief detik-detik proklamasi, orang bisa membayangkan suasana yang terjadi ketika itu,” tutu Tri Sapto.

Tak dipungkiri, keberadaan berbagai macam ikon itu membuat suasana di Taman Cerdas Jebres menjadi sangat ramai. Nyaris tak kenal waktu, mulai dari pagi hingga malam jika tak turun hujan. Sebagian memang masih sebatas hanya ingin swafoto. Ikon yang unik dan jarang ditemukan di tempat lain membuat penggila selfie dan wefie tak bisa tidak untuk mengabadikannya. “Hitung-hitung sebagai promosi keberadaan Taman Cerdas Jebres ke seantero dunia,” kata Lurah Jebres Ari Dwi Daryatmo.

Meski banyak bangunan dan elemen pendukung, namun ruang untuk bermain bagi anak-anak masih sangat memadai. Persis di depan gedung perpustakaan sisi selatan terdapat play ground dengan berbagai alat permainan. Ada perosotan, jungkat jungkit, bandulan dan sebagainya yang biasanya dimanfaatkan untuk melatih ketangkasan anak kecil.

Sejatinya fasilitas Taman Cerdas Jebres tidak sebatas hanya ikon-ikon yang dipajang di ruang terbuka. Di sana terdapat berbagai macam mulai dari perpustakaan, ruang IT yang tentu saja terkoneksi dengan jaringan internet, teater terbuka, gamelan,  free wifi-spot hingga ruang untuk pameran. Pengelola Taman Cerdas juga telah menyiapkan program dan kegiatan yang bisa diakses secara terbuka. “Misalnya latihan pambiwara atau membawa acara dalam Bahasa Jawa, yang kemudian kita lombakan. Ini terbuka untuk semua kalangan,” kata Hari Sapto.

Fasilitas yang lengkap membuat beberapa komunitas memanfaatkan Taman Cerdas Jebres sebagai homebase mereka. Sebut saja misalnya Akademi Mengajar. Tidak sedikit PAUD dan SD yang memfaatkan fasilitas di Taman Cerdas Jebres untuk pembelajaran bagi siswanya melalui outing class. Fasilitas pendukung seperti MCK yang bersih dan mushola yang terawat turut mendukung pengunjung kerasan berlama-lama di sini. “Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan apresiasi atas pengelolaan Taman Cerdas Jebres dengan menempatkan sebagai juara 1 dalam Lomba Hari Habitat 2016 yang temanya Ruang Terbuka Hijau,” kata dia.

Lurah Ari mengatakan ke depan, Taman Cerdas Jebres akan memfasilitasi anak-anak hingga remaja untuk mengembangkan minat dan bakat mereka. Apalagi sejak pertengahan November lalu Radio Konata yang merupakan radio komunitas anak yang berada di Taman Cerdas Jebres juga sudah beroperasi. “Kita akan coba fasilitasi mereka misalnya yang suka fotografi akan kita adakan pelatihan tentang fotografi, juga yang senang film ada sinematografi. Begitu juga dengan yang lainnya, seperti menulis, seni lukis, teater dan sebagainya. Saya yakin banyak expert di bidangnya yag mau berbagi menularkan skill mereka di sini,” ujarnya. (**)

aosgi
Pemerintah Kota Surakarta

DISKOMINFO SP

Kompleks Balai Kota Surakarta

Jl. Jend. Sudirman No.2, Kota Surakarta, Jawa Tengah
Kode Pos 57133
(0271) 2931667

Site Statistics

Visits today

222

Visitors today

175

Visits total

380,818

Visitors total

298,044

©️ 2022 Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Surakarta