Patung Robot, Koleksi Baru Taman Cerdas Jebres
July 8, 2017 15:03
HUT GWO Sriwedari Ke-107, Walikota Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya
July 8, 2017 22:10

Begini Rekayasa Lalu Lintas Jalan S.Parman Selama Perbaikan

Dalam rangka menciptakan kelancaran lalu-lintas dan perbaikan jalan di kawasan Gilingan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta akan kembali memberlakukan sistem satu arah (SSA) di ruas jalan S. Parman tepatnya utara simpang lima Balapan, Banjarsari. Pemberlakukan kembali SSA di Jl S Parman dari utara ke selatan tersebut akan berlangsung selama sebulan mulai Minggu (9/7) hingga Rabu (9/8).
Rencananya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR)Surakarta akan kembali melakukan pekerjaan perbaikan jalan S. Parman. Jika tidak dilakukan rekayasa lalu-lintas maka dikawatirkan akan terjadi penumpukan kendaraan yang menyebabkan terhambatnya lalu-lintas dan pekerjaan jalan itu sendiri.
Sebelumnya, Pekerjaan perbaikan jalan ini telah rampung 50% dan telah dihentikan pada H-7 jelang lebaran 2017. Selain libur karyawan, hal ini juga mengantisipasi kemacetan arus mudik dan balik. Sekarang, pekerjaan akan kembali dilakukan hingga rampung 100% bulan depan.
Begini rekayasa lalu-litas yang dibuat Dishub Surakarta : Arus yang datang dari arah Pasar Legi (Selatan) dan Jl Monginsidi (Timur) dan Stasiun Balapan (Barat) yang hendak menuju utara tidak diperkenankan melintas Jl S Parman. Arus akan diarahkan menuju simpang empat Banjarsari. Aturan ini tidak berlaku untuk kendaraan roda dua, untuk sepeda motor dan sepeda masih diperbolehkan melintas melalui jalan S Parman.
Sedangkan untuk bus yang dari arah terminal bisa mengambil rute Jl S Parman untuk kemudian masuk ke Jl A Yani. Namun perlu diingat, untuk bus yang menggunakan AC untuk tidak melewati Jl A Yani di ruas viaduct (underpass). Sebab ketinggian bus tidak bisa melintas di bawah viaduct tersebut.
Bus AKDP maupun bus AKAP dari arah timur yang akan menuju Terminal sedikit memutar karena tidak bisa lewat Jl S Parman melalui Jl Monginsidi. Bus harus belok ke kanan (serong ke utara) di pertigaan Beringin (Hotel Asia).
Sesampainya di simpang Ngemplak, bus diarahkan ke utara masuk jalan Letjen Sutoyo, kemudian belok ke kiri menyusuri Jl Kolonel Sugiono. Setibanya di simpang Joglo, bus dirahkan belok ke Jl Mangun Sarkoro dan berbelok ke kiri saat sampai di Jl Singosari Timur. Bus tinggal melewati Jl Praon dan Jl Popda sebelum sampai di Terminal Tirtonadi.
“Kami berharap masyarakat bisa memaklumi adanya kebijakan ini. Kita akan segera melakukan pemasangan rambu penjuru penunjuk jurusannya (RPPJ),” imbau Kasi Manajemen dan Rekayasa Lalu-lintas Dishub Surakarta, Ari Wibowo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *