(0271) 2931667
email@surakarta.go.id

19-05-2026

WIB

Vinta

05-05-2026

 13:57:46 WIB
Carefood Community Dorong Surakarta Menuju Gerakan Zero Food Waste
Icon

Komunitas peduli lingkungan Carefood Community Surakarta mengajak Pemerintah Kota Surakarta untuk bersama-sama mewujudkan gerakan pengurangan sampah makanan atau zero food waste. Ajakan tersebut disampaikan dalam pertemuan antara para aktivis sosial dengan Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, di Pasar Jebres.

Dalam pertemuan tersebut, Carefood Community menyoroti masih tingginya potensi sampah makanan yang berasal dari berbagai kegiatan, mulai dari acara formal, kegiatan komunitas, hingga usaha kuliner di Kota Surakarta. Makanan berlebih yang tidak dikelola dengan baik dinilai berpotensi menjadi limbah yang mencemari lingkungan sekaligus menambah beban pengelolaan sampah kota.

Ketua Carefood Community, Jodi, menjelaskan bahwa komunitasnya telah melakukan berbagai langkah nyata untuk mengurangi limbah makanan. Salah satunya dengan mendistribusikan makanan yang masih layak konsumsi kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Makanan yang masih layak konsumsi kami distribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Sedangkan makanan yang sudah tidak layak konsumsi kami olah menjadi pakan ternak maupun pupuk kompos agar tetap bermanfaat dan tidak berakhir menjadi sampah,” ujarnya.

Gerakan tersebut juga melibatkan kolaborasi sejumlah komunitas sosial di Surakarta, di antaranya Info Cegatan Solo, Lazismu, Gas Rescue, Jolijolan, Social Charity Solo, dan Warung Murah 2000. Sinergi lintas komunitas itu diharapkan mampu memperluas jangkauan pengelolaan makanan berlebih di tengah masyarakat.

Menurut Jodi, tujuan jangka panjang dari gerakan ini adalah menjadikan Surakarta sebagai kota bebas sampah makanan. Untuk itu, Carefood Community berharap adanya dukungan aktif dari Pemkot Surakarta melalui kebijakan maupun imbauan kepada pelaku usaha dan penyelenggara kegiatan agar tidak membuang makanan berlebih.

“Kami berharap makanan sisa dari setiap kegiatan dapat dikelola bersama komunitas sehingga tidak terbuang sia-sia,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan Carefood Community. Ia menilai gerakan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial masyarakat.

“Kami sangat mendukung gerakan ini karena memberikan dampak positif, baik dari sisi lingkungan maupun sosial. Ini menjadi langkah konkret untuk mengurangi sampah sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Respati juga menyampaikan bahwa Pemkot Surakarta akan berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk menindaklanjuti usulan tersebut. Selain itu, Carefood Community diminta menyusun roadmap atau peta jalan pengelolaan makanan berlebih yang terstruktur sebagai dasar penyusunan kebijakan dan program bersama.

Dengan adanya kolaborasi antara komunitas dan pemerintah, gerakan pengelolaan makanan berlebih diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Kota Surakarta dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berdaya guna.