02-10-2026
WIB
Ardymulya Iswardani
01-10-2026
07:52:58 WIBSURAKARTA, 1 Oktober 2026 — Wali Kota Surakarta Respati Ardi mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila. Pesan tersebut disampaikan Respati seusai bertindak sebagai Inspektur Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Halaman Balai Kota Surakarta, Kamis (1/10/2026).
Menurut Respati, Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum untuk kembali mengingat Pancasila sebagai ideologi sekaligus identitas bangsa yang perlu terus dilestarikan dan ditanamkan kepada generasi penerus.
“Kita memaknai ini adalah ideologi bangsa kita yang didirikan oleh Bapak Pendiri Bangsa. Kita harus tetap lestarikan, camkan, tanamkan kepada generasi penerus karena ini identitas bangsa kita,” ujar Respati.
Respati juga menilai peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum untuk mengajak masyarakat menjaga persatuan dan tidak mudah terpecah belah.
Menurutnya, semangat persatuan perlu diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat dengan menjaga hubungan antarsesama warga serta menghindari berbagai hal yang dapat menimbulkan perpecahan.
“Semoga ini momentum untuk menyampaikan pesan, mengajak masyarakat jangan sampai terpecah belah. Kita tergabung dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, jangan sampai kita antarsaudara, antarwarga, masyarakat terpecah,” tegasnya.
Pesan tersebut disampaikan Respati sebagai bagian dari upaya menjaga nilai-nilai kebangsaan dan memperkuat semangat kebersamaan masyarakat di Kota Surakarta.
Usai pelaksanaan upacara, Respati juga menyerahkan seekor sapi kepada Lurah Mojosongo, Katarina Kartika.
Penyerahan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen Lurah Mojosongo dalam mendampingi masyarakat, khususnya dalam menghadapi persoalan kebakaran sampah di kawasan TPA Putri Cempo.
Respati menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Surakarta tetap berkomitmen menyelesaikan berbagai persoalan di TPA Putri Cempo secara baik dan menyeluruh.
“Karena Lurah Mojosongo luar biasa membersamai warga di sana, di TPA Putri Cempo. Komitmen kami, kita akan tetap fokus menyelesaikan permasalahan di TPA Putri Cempo secara baik untuk semuanya,” ungkap Respati.
Selain memberikan apresiasi kepada Lurah Mojosongo, Respati berharap jajaran kelurahan terus mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran mengenai kondisi TPA Putri Cempo.
Menurutnya, kondisi TPA Putri Cempo yang telah mengalami overload membutuhkan perhatian dan kesadaran bersama dari pemerintah maupun masyarakat.
Respati juga meminta pelayanan kepada masyarakat di wilayah Mojosongo terus diperkuat. Ia berharap Lurah Mojosongo dapat terus menjalankan perannya dalam mendampingi dan memberikan pelayanan kepada warga.
“Saya berharap Lurah Mojosongo bisa mengajak warga masyarakat, menyadarkan bahwa ini penting sekali. Menjadi lurah dengan wilayah terbesar, lebih kuat, lebih sabar, lebih optimal melayani masyarakat. Dan menyadarkan warga masyarakat seluruhnya bahwa TPA Putri Cempo kita sudah overload,” pungkas Respati.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kota Surakarta tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk memperkuat nilai persatuan dan kesatuan, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya kebersamaan pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan daerah, termasuk penanganan TPA Putri Cempo.