01-05-2026
WIB
Vinta
28-03-2026
13:13:00 WIB
Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, mendampingi Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, dalam kunjungan kerja ke TPA Putri Cempo. Kunjungan ini menjadi bagian dari koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat pengelolaan sampah di Kota Surakarta.
Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota menegaskan bahwa Pemerintah Kota Surakarta saat ini memprioritaskan penanganan sampah lama yang telah menumpuk serta pengendalian praktik open dumping. Penanganan sampah lama dinilai mendesak untuk segera diselesaikan melalui metode teknis yang tepat, termasuk cut and fill, guna mengurangi dampak lingkungan yang ditimbulkan.
Selain itu, praktik open dumping yang masih terjadi menjadi perhatian serius karena berpotensi merusak lingkungan dan menimbulkan dampak jangka panjang. Pemerintah Kota berencana mengambil langkah tegas, termasuk penyusunan regulasi untuk menindak aktivitas pembuangan sampah secara ilegal.
Respati juga menekankan pentingnya pengelolaan sampah dari hulu, yakni dimulai dari masyarakat. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan dan warga untuk berperan aktif dalam pengurangan dan pengelolaan sampah sejak dari sumbernya, sehingga ketergantungan terhadap tempat pembuangan akhir dapat ditekan.
Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah di daerah. Salah satu fokusnya adalah optimalisasi pengolahan sampah menjadi energi listrik di TPA Putri Cempo.
Pemerintah pusat bersama Pemerintah Kota Surakarta akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap operasional pembangkit listrik tenaga sampah di lokasi tersebut. Evaluasi akan mencakup berbagai aspek, mulai dari teknis, rekayasa (engineering), hingga pembiayaan.
Hanif menambahkan, hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar bagi pemerintah pusat dalam menyusun langkah lanjutan, termasuk kemungkinan rekomendasi kebijakan dan penguatan operasional. Ia juga meminta pihak pengelola, yakni PT Solo Citra Metro Plasma Power, untuk terbuka dalam penyampaian data agar proses kajian dapat berjalan secara komprehensif.
Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan pengelolaan sampah di Surakarta dapat berjalan lebih optimal serta memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.