(0271) 2931667
email@surakarta.go.id

30-04-2026

WIB

Vinta

20-04-2026

 14:33:15 WIB
Penguatan Program KB untuk Cegah Stunting, Wakil Wali Kota Tekankan Kualitas Keluarga
Icon

Wakil Wali Kota Surakarta menegaskan komitmen dalam mendorong penguatan program Keluarga Berencana (KB) sebagai langkah strategis untuk membangun keluarga berkualitas sekaligus menekan angka stunting. Hal tersebut disampaikan kepada awak media dalam sesi doorstop.

Wakil Wali Kota menyampaikan bahwa perencanaan keluarga menjadi fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Program KB tidak hanya berfokus pada pengendalian jumlah anak, tetapi juga pada peningkatan kualitas keluarga secara menyeluruh.

“Komitmen ini terus kami dorong agar setiap keluarga dapat merencanakan kehidupan yang lebih baik, tidak hanya dari sisi jumlah anak, tetapi juga kualitas pengasuhan, kesehatan, dan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perencanaan kelahiran yang matang memiliki keterkaitan erat dengan upaya penurunan stunting. Jarak kelahiran yang ideal serta perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak menjadi faktor penting dalam menentukan kualitas tumbuh kembang anak.

“Di beberapa wilayah, masih ditemukan kelahiran yang tidak direncanakan dengan baik, baik dari sisi jarak maupun kesiapan kesehatan ibu dan anak. Hal ini berpotensi memengaruhi kualitas kelahiran serta meningkatkan risiko masalah kesehatan,” jelasnya.

Selain itu, capaian program KB di Kota Surakarta diharapkan dapat terus dipantau dan ditingkatkan oleh perangkat daerah terkait. Pemanfaatan metode kontrasepsi secara tepat dinilai penting dalam menjaga jarak kelahiran dan perencanaan jumlah anak.

“Dengan target yang telah ditetapkan, diharapkan monitoring terhadap angka kelahiran dapat berjalan lebih optimal, termasuk dalam perencanaan penggunaan metode kontrasepsi,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran wilayah hingga tingkat kecamatan dalam menyukseskan program KB. Edukasi kepada masyarakat, peningkatan kualitas pendidikan anak, serta kesiapan dalam membangun keluarga menjadi kunci utama keberhasilan.

“Program ini bukan sekadar membatasi jumlah anak, tetapi memastikan kesiapan keluarga, mulai dari edukasi, perencanaan pernikahan, hingga pengasuhan. Banyak persoalan sosial berawal dari ketidaksiapan dalam membangun keluarga,” pungkasnya.

Melalui penguatan program KB yang didukung kolaborasi lintas sektor, Kota Surakarta optimistis dapat mewujudkan keluarga yang lebih berkualitas serta melahirkan generasi yang sehat, unggul, dan berdaya saing.