19-05-2026
WIB
Vinta
04-05-2026
13:55:03 WIB
Wali Kota Surakarta Respati Ardi memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dan Hari Otonomi Daerah (OTDA) ke-30 di Lapangan Balai Kota Surakarta. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani, jajaran Forkopimda Surakarta, organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota Surakarta, serta perwakilan pelajar dari berbagai sekolah di Kota Bengawan.
Dalam amanatnya, Respati Ardi menegaskan pentingnya peningkatan mutu pendidikan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Ia menilai, pendidikan tidak dapat berjalan sendiri, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, mulai dari pemerintah, sekolah, keluarga hingga masyarakat.
Mengusung tema Hardiknas 2026 “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, Respati menyampaikan bahwa keberhasilan pendidikan merupakan hasil kerja kolektif. Menurutnya, peran orang tua, sekolah, dan lingkungan sekitar memiliki kontribusi besar dalam membentuk kualitas generasi muda.
“Pendidikan adalah kerja kolektif. Ketika peran orang tua melemah, ketika sekolah berjalan sendiri, dan ketika masyarakat abai, maka kualitas pendidikan akan ikut tergerus,” ujar Respati.
Ia juga berharap pendidikan dasar tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi mampu membentuk karakter peserta didik. Menurutnya, keberhasilan pendidikan dapat dilihat dari lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki moral dan kepedulian sosial yang tinggi.
Respati menambahkan, proses pembelajaran perlu memberikan pengalaman nyata bagi siswa untuk lebih mengenal lingkungan dan menumbuhkan rasa cinta terhadap alam serta sesama. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Surakarta terus mendorong penerapan kurikulum yang berdampak dan relevan dengan kebutuhan masa depan.
Selain peningkatan kualitas pendidikan, Respati juga memastikan pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian terhadap kesejahteraan dan perlindungan bagi guru maupun tenaga pendidik. Ia pun mengajak para orang tua untuk mendukung proses pembelajaran di sekolah agar berjalan optimal.
Pada momentum Hari Otonomi Daerah ke-30, Respati mengingatkan seluruh jajaran pemerintah agar menjadikan peringatan tersebut sebagai bahan evaluasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, otonomi daerah bukan sekadar kewenangan, tetapi amanah untuk menghadirkan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan berpihak kepada masyarakat.
Ia menekankan bahwa otonomi daerah juga harus dimanfaatkan untuk mempercepat pemerataan akses dan peningkatan kualitas pendidikan di Kota Surakarta. Kebijakan yang diambil, lanjutnya, harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Melalui peringatan Hardiknas dan OTDA tahun ini, Respati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan pendidikan yang bermutu dan pemerintahan yang berdaya guna demi masa depan Kota Surakarta yang lebih baik.