(0271) 2931667
email@surakarta.go.id

27-10-2026

WIB

Vinta

24-05-2026

 15:05:09 WIB
Respati Ardi Ajak Warga Solo Wujudkan Iduladha Ramah Lingkungan dan Higienis
Icon

Wali Kota Surakarta Respati Ardi mengajak masyarakat Kota Surakarta mewujudkan pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah yang lebih ramah lingkungan, bersih, dan sehat dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai serta memperhatikan sanitasi penyembelihan hewan kurban.

Ajakan tersebut disampaikan Respati Ardi saat memimpin Apel Siaga Iduladha bertajuk “Sangu Jagal” bersama komunitas Juru Sembelih Halal (Juleha) di Masjid Agung Surakarta, Minggu (24/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti para juru sembelih halal, pengurus masjid, relawan, takmir masjid, dan unsur organisasi masyarakat Islam di Kota Surakarta.

Dalam sambutannya, Respati menegaskan bahwa Iduladha tidak hanya menjadi momentum ibadah dan berbagi kepada sesama, tetapi juga kesempatan untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Menurutnya, meningkatnya volume sampah plastik saat pembagian daging kurban perlu menjadi perhatian bersama.

Ia mendorong masyarakat mulai beralih menggunakan wadah ramah lingkungan seperti besek bambu, daun, maupun kemasan nonplastik lainnya sebagai pengganti kantong plastik sekali pakai. Selain membantu mengurangi sampah, penggunaan besek bambu juga dinilai mampu mendukung pelestarian budaya lokal dan pemberdayaan pelaku usaha kecil.

“Iduladha adalah momentum kebersamaan dan kepedulian. Maka kepedulian terhadap lingkungan juga harus menjadi bagian dari ibadah kita. Saya mengajak masyarakat Kota Surakarta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai saat pembagian daging kurban dan menggantinya dengan wadah yang lebih ramah lingkungan seperti besek bambu,” ujar Respati.

Menurutnya, persoalan sampah plastik menjadi tantangan serius di kawasan perkotaan. Karena itu, momentum Iduladha diharapkan dapat menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan melalui langkah sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Selain pengurangan sampah plastik, Respati juga menyoroti pentingnya pengelolaan limbah hasil penyembelihan hewan kurban agar tidak mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan masyarakat. Ia meminta seluruh panitia kurban memastikan lokasi penyembelihan tetap bersih dan memiliki sistem pengelolaan limbah yang baik.

Respati menekankan agar darah hasil penyembelihan hewan kurban segera ditimbun menggunakan tanah sehingga tidak mengalir ke saluran air maupun menimbulkan bau menyengat di lingkungan sekitar.

“Lingkungan harus tetap bersih setelah penyembelihan selesai. Darah hewan kurban jangan sampai dibiarkan mengalir ke saluran air atau menimbulkan bau. Saya minta segera ditimbun dengan tanah agar kebersihan dan kesehatan lingkungan tetap terjaga,” tegasnya.

Ia juga meminta proses distribusi daging kurban dilakukan secara higienis agar kualitas daging tetap terjaga hingga diterima masyarakat. Menurutnya, kebersihan dan kesehatan dalam proses kurban merupakan bagian penting dari pelayanan kepada warga.

Dalam kesempatan tersebut, Respati turut mengapresiasi peran komunitas Juru Sembelih Halal (Juleha) yang aktif memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat terkait tata cara penyembelihan hewan sesuai syariat Islam sekaligus memenuhi standar kesehatan dan kebersihan.

“Peran Juleha sangat penting karena tidak hanya memastikan penyembelihan sesuai syariat, tetapi juga memastikan prosesnya bersih, sehat, aman, dan profesional. Pemerintah Kota Surakarta mendukung peningkatan kapasitas para juru sembelih halal di kota ini,” katanya.

Kegiatan Apel Siaga Iduladha “Sangu Jagal” menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di berbagai masjid dan lokasi pemotongan hewan di Kota Surakarta. Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai teknik penyembelihan halal, pemeriksaan kesehatan hewan kurban, penanganan limbah, hingga tata cara distribusi daging yang higienis dan tepat sasaran.

Selain apel kesiapsiagaan, kegiatan juga diisi simulasi penanganan penyembelihan hewan kurban secara baik dan benar. Suasana berlangsung penuh semangat dan antusiasme sebagai bentuk kesiapan menyambut Iduladha.

Pemerintah Kota Surakarta berharap pelaksanaan Iduladha tahun ini dapat berjalan aman, tertib, bersih, dan sehat. Selain menjadi momentum ibadah dan berbagi kepada sesama, Iduladha juga diharapkan mampu memperkuat kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan dan menerapkan pola hidup bersih di tengah kehidupan perkotaan.

Melalui gerakan pengurangan sampah plastik dan pengelolaan limbah kurban yang baik, Pemkot Surakarta optimistis budaya kurban ramah lingkungan dapat terus tumbuh dan menjadi contoh positif bagi masyarakat luas.