(0271) 2931667
email@surakarta.go.id

01-05-2026

WIB

Vinta

14-03-2026

 15:29:48 WIB
Ribuan Paket Sembako Dibagikan di Benteng Vastenburg, Wujud Solidaritas Warga Solo Jelang Lebaran
Icon

Menjelang Hari Raya Idulfitri, suasana kepedulian dan kebersamaan terasa kuat di kawasan Benteng Vastenburg, Sabtu (14/3). Sebanyak 11.000 paket sembako dibagikan kepada warga dalam kegiatan sosial yang digelar oleh komunitas Solo Bersama Selamanya (SBS) bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surakarta.

Kegiatan tersebut turut dihadiri langsung oleh Wali Kota Surakarta Respati Ardi, Wakil Wali Kota Astrid Widayani, serta Sekretaris Daerah Kota Surakarta. Kehadiran para pimpinan daerah ini sekaligus untuk menyerahkan paket sembako secara simbolis kepada warga penerima.

Dalam kesempatan itu, Respati Ardi menyampaikan apresiasi atas konsistensi SBS yang setiap tahun rutin menggelar aksi berbagi menjelang Lebaran. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi bukti nyata kuatnya solidaritas masyarakat Kota Solo.

“Terima kasih kepada SBS dan seluruh donatur yang setiap tahun berbagi kepada masyarakat. Kegiatan ini sangat membantu warga, khususnya menjelang Lebaran,” ujarnya.

Ketua Panitia SBS, Tanu Kismanto, menjelaskan bahwa ribuan paket sembako tersebut berasal dari kontribusi lebih dari 200 donatur serta dukungan puluhan organisasi dan komunitas yang tergabung dalam SBS. Kolaborasi ini menjadi kekuatan utama dalam menggalang bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Ia juga menambahkan bahwa paket sembako dikemas dalam ember agar lebih praktis saat dibawa oleh penerima, sekaligus dapat dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan sehari-hari.

Setiap paket berisi beras seberat 3,5 kilogram, gula 1 kilogram, minyak goreng sekitar 800 mililiter, mi instan, serta biskuit dengan nilai kurang lebih Rp120.000 per paket. Untuk memastikan distribusi berjalan tertib dan tepat sasaran, panitia telah membagikan kupon kepada warga sebelumnya. Kupon tersebut kemudian ditukarkan dengan paket sembako di lokasi kegiatan.

Aksi berbagi yang digelar SBS ini telah menjadi agenda tahunan dan melibatkan berbagai elemen masyarakat di Kota Solo. Tradisi ini tidak hanya membantu meringankan beban warga menjelang hari raya, tetapi juga memperkuat nilai gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.