(0271) 2931667
email@surakarta.go.id

04-09-2026

WIB

Ardymulya Iswardani

02-09-2026

 15:00:04 WIB
Sekda Surakarta Pimpin Penyerahan Estafet Tunas Kelapa ke Boyolali
Icon

SURAKARTA – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surakarta Budi Murtono memimpin prosesi penyerahan Estafet Tunas Kelapa dari Kota Surakarta kepada Kabupaten Boyolali, Rabu (2/9/2026). Prosesi berlangsung di kawasan perbatasan Banyuanyar, Kota Surakarta, dengan Ngemplak Sawahan, Kabupaten Boyolali.

Penyerahan Estafet Tunas Kelapa tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan kepramukaan yang melibatkan Pemerintah Kota Surakarta bersama jajaran Gerakan Pramuka. Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat nilai persatuan, gotong royong, kedisiplinan, serta pengabdian kepada masyarakat.

Dalam prosesi tersebut, Budi Murtono secara simbolis menyerahkan Tunas Kelapa kepada perwakilan Kabupaten Boyolali untuk kemudian diteruskan dalam perjalanan estafet menuju wilayah berikutnya.

Estafet Tunas Kelapa Simbol Kesinambungan dan Pengabdian

Tunas Kelapa memiliki makna penting dalam Gerakan Pramuka. Simbol tersebut menggambarkan cita-cita anggota Pramuka untuk tumbuh menjadi pribadi yang kuat, mampu beradaptasi, bermanfaat bagi lingkungan, serta memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Bagi Kota Surakarta, pelaksanaan Estafet Tunas Kelapa Surakarta-Boyolali juga menjadi momentum memperkuat sinergi dan hubungan baik dengan daerah sekitar. Lokasi penyerahan di kawasan perbatasan menjadi simbol keterhubungan antardaerah dalam membangun kebersamaan.

Sekda Kota Surakarta Budi Murtono menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Gerakan Pramuka dan pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan.

Menurutnya, semangat yang dibawa dalam Estafet Tunas Kelapa sejalan dengan nilai-nilai yang ditanamkan melalui pendidikan kepramukaan.

“Estafet Tunas Kelapa bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga membawa pesan tentang kesinambungan, kebersamaan, dan semangat untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Budi Murtono.

Dorong Generasi Muda Berkarakter

Budi berharap semangat kepramukaan dapat terus dipelihara, khususnya oleh generasi muda. Menurutnya, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda agar memiliki kedisiplinan, kemandirian, kepedulian sosial, kemampuan bekerja sama, serta rasa cinta terhadap bangsa dan negara.

“Semangat Pramuka harus terus kita hidupkan. Anak-anak muda harus memiliki karakter yang kuat, disiplin, mandiri, peduli terhadap sesama, dan siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antardaerah dalam berbagai bidang. Batas administratif, menurutnya, tidak seharusnya menjadi penghalang untuk membangun kerja sama dan kebersamaan.

“Penyerahan di perbatasan Surakarta dan Boyolali ini menjadi simbol bahwa semangat kebersamaan tidak mengenal batas wilayah. Kita bersama-sama menjaga persatuan dan membangun daerah,” tuturnya.

Estafet Berlanjut ke Kabupaten Boyolali

Prosesi penyerahan melibatkan unsur Gerakan Pramuka dari Kota Surakarta dan Kabupaten Boyolali. Setelah dilakukan penyerahan secara simbolis, Tunas Kelapa kemudian diteruskan oleh rombongan Pramuka Kabupaten Boyolali untuk melanjutkan perjalanan estafet.

Suasana kebersamaan terlihat sepanjang prosesi. Para peserta mengenakan seragam Pramuka dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib.

Kehadiran jajaran pemerintah daerah bersama anggota Pramuka menunjukkan dukungan terhadap pengembangan pendidikan kepramukaan sebagai salah satu sarana pembentukan karakter generasi muda.

Estafet Tunas Kelapa juga menjadi pengingat bahwa Gerakan Pramuka tidak hanya berkaitan dengan kegiatan di lingkungan sekolah maupun organisasi. Lebih dari itu, Pramuka memiliki misi membangun generasi muda yang berkarakter dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Nilai disiplin, tanggung jawab, gotong royong, kepemimpinan, dan pengabdian yang menjadi bagian dari pendidikan Pramuka diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Perkuat Kebersamaan Antardaerah

Penyerahan Estafet Tunas Kelapa dari Surakarta kepada Boyolali di kawasan perbatasan Banyuanyar–Ngemplak Sawahan sekaligus memperlihatkan kuatnya hubungan sosial dan kebersamaan masyarakat di wilayah perbatasan.

Kawasan perbatasan tidak hanya menjadi titik perpindahan estafet, tetapi juga menjadi ruang yang mempertemukan masyarakat dari dua wilayah. Interaksi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun hubungan dan sinergi antardaerah.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Surakarta berharap semangat kepramukaan dapat terus tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat. Nilai persatuan, gotong royong, disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, dan pengabdian diharapkan semakin kuat di kalangan generasi muda.

Dengan berlanjutnya perjalanan Tunas Kelapa menuju Kabupaten Boyolali, pesan yang dibawa tidak berhenti pada perpindahan sebuah simbol. Estafet tersebut membawa semangat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat persaudaraan, serta menumbuhkan generasi muda yang tangguh dan mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan.

Dari perbatasan Banyuanyar Surakarta dan Ngemplak Sawahan Boyolali, Estafet Tunas Kelapa pun berlanjut. Semangatnya diharapkan terus tumbuh sebagaimana tunas kelapa yang menjadi simbol Gerakan Pramuka: tumbuh, kuat, bermanfaat, dan terus mengabdi untuk masyarakat, bangsa, dan negara.