(0271) 2931667
email@surakarta.go.id

29-04-2026

WIB

Vinta

07-04-2026

 15:03:03 WIB
Surakarta Perkuat Pembangunan SDM dan Perluas Kesempatan Kerja Lewat Program Terintegrasi
Icon

Penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu fokus utama pembangunan yang terus didorong oleh Pemerintah Kota Surakarta. Bersamaan dengan itu, berbagai langkah strategis juga diarahkan untuk menekan angka kemiskinan serta membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat melalui program yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Dalam arahannya, Wali Kota Surakarta menegaskan bahwa seluruh kebijakan dan program pembangunan harus berorientasi pada dampak nyata. Pertumbuhan ekonomi, penurunan kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat menjadi tiga pilar utama yang harus dicapai secara bersamaan. Ia juga mengapresiasi berbagai upaya yang telah berjalan, sembari mendorong inovasi agar program-program yang ada semakin efektif.

Salah satu pendekatan yang dikembangkan adalah konsep pembangunan SDM melalui SPKM (Sehat, Pintar, Kerja, dan Muda Mendunia). Konsep ini menekankan pentingnya masyarakat yang tidak hanya sehat dan berpendidikan, tetapi juga memiliki kesiapan kerja serta daya saing global.

Implementasi konsep tersebut diwujudkan melalui berbagai program, mulai dari penguatan sektor pendidikan, termasuk pengembangan sekolah khusus seperti sekolah olahraga, hingga peningkatan keterampilan kerja berbasis kebutuhan industri. Selain itu, pelajar juga didorong untuk mendapatkan pengalaman kerja sejak dini melalui keterlibatan dalam berbagai kegiatan dan event. Peran masyarakat turut diperkuat melalui pemberdayaan PKK dan komunitas lokal.

Di sisi lain, intervensi penanggulangan kemiskinan dilakukan dengan pendekatan yang lebih berkelanjutan. Pemerintah Kota Surakarta mendorong skema fixed income bagi masyarakat, di mana bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu menciptakan sumber penghasilan jangka panjang, seperti usaha produktif yang dapat dikembangkan atau disewakan.

Kolaborasi lintas sektor juga menjadi kunci dalam memperluas kesempatan kerja. Pemerintah Kota menggandeng dunia usaha, investor, serta berbagai pemangku kepentingan untuk membuka akses kerja yang lebih luas sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.

Upaya lain yang didorong adalah membuka peluang kerja hingga ke luar daerah maupun luar negeri. Langkah ini dipandang sebagai strategi percepatan peningkatan pendapatan masyarakat sekaligus mendorong lompatan ekonomi yang lebih signifikan.

Penguatan pelatihan vokasi juga terus dilakukan melalui pengembangan lembaga pelatihan kerja (LPK) serta peningkatan kompetensi di berbagai sektor, seperti manufaktur, digital, industri kreatif, hingga otomotif. Program pelatihan ini diupayakan selalu selaras dengan kebutuhan pasar kerja dan perkembangan teknologi.

Sejalan dengan itu, seluruh perangkat daerah diminta untuk menyelaraskan program kerja dengan target pertumbuhan ekonomi dan penurunan kemiskinan. Pendekatan berbasis keluarga diperkuat untuk memastikan peningkatan pendapatan masyarakat berlangsung secara nyata dan terukur. Selain itu, penciptaan lapangan kerja melalui kolaborasi dengan sektor swasta serta optimalisasi pelatihan kerja menjadi prioritas utama.

Dengan berbagai langkah strategis tersebut, Pemerintah Kota Surakarta optimistis dapat membangun ekosistem pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus memberikan dampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.