01-05-2026
WIB
Vinta
18-04-2026
14:26:07 WIBWakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, mendorong Pelajar Islam Indonesia (PII) Kota Surakarta untuk menjadi wadah pembinaan yang mampu melahirkan kader pemimpin masa depan yang kritis, inovatif, serta memiliki jiwa pengabdian tinggi.
Hal tersebut disampaikan saat menghadiri pelantikan Pengurus Daerah (PD) PII Kota Surakarta periode 2025–2027 di Lodji Gandrung, Sabtu (18/4/2026).
Dalam sambutannya, Astrid menegaskan bahwa pelajar merupakan aset strategis bagi masa depan bangsa. Ia menilai arah pembangunan ke depan sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda yang cerdas, berintegritas, dan berkarakter kuat.
“Di tangan generasi muda yang unggul, masa depan bangsa akan dibentuk. Karena itu, pelajar harus dipersiapkan tidak hanya secara akademik, tetapi juga dalam nilai keislaman dan kebangsaan,” ujarnya.
Astrid juga menilai PII memiliki peran penting dalam membentuk karakter pelajar yang seimbang antara kecerdasan intelektual dan moral. Organisasi ini diharapkan mampu menjadi ruang tumbuh bagi lahirnya generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berakhlak.
Selain itu, ia mengingatkan para pelajar untuk bijak dalam menghadapi perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi. Menurutnya, teknologi harus dimanfaatkan secara positif sebagai sarana belajar, berkarya, dan berdakwah.
“Manfaatkan teknologi untuk hal-hal produktif. Hindari pengaruh negatif yang dapat merusak moral dan masa depan,” pesannya.
Lebih lanjut, Astrid menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Surakarta membuka ruang kolaborasi dengan organisasi kepemudaan dalam membangun kota yang maju, berbudaya, dan berkelanjutan.
Menutup sambutannya, ia mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus PD PII Kota Surakarta periode 2025–2027 yang baru dilantik. Ia berharap para pengurus dapat menjalankan amanah dengan baik serta melanjutkan estafet perjuangan organisasi secara konsisten dan penuh tanggung jawab.