04-09-2026
WIB
Ardymulya Iswardani
28-08-2026
11:30:29 WIB
TERNATE – Wali Kota Surakarta Respati Ardi bersama Ketua TP PKK Kota Surakarta, Venessa Respati, menghadiri malam seremoni Jejaring Kota Pusaka Indonesia (JKPI) yang digelar di Landmark Ternate, Jumat (28/8/2026). Kehadiran tersebut menjadi bagian dari komitmen Kota Surakarta untuk terus memperkuat jejaring dan kolaborasi antarkota dalam menjaga warisan budaya dan sejarah Indonesia.
Seremoni JKPI berlangsung dalam suasana budaya yang kental. Rangkaian acara diawali dengan penyambutan para tamu dan delegasi, dilanjutkan pertunjukan musik tradisional serta berbagai penampilan seni budaya. Fragmen budaya Ternate dan Bandung turut ditampilkan sebagai gambaran keberagaman sekaligus pesan persatuan antarkota pusaka di Indonesia.
Salah satu rangkaian utama dalam seremoni JKPI adalah prosesi “Laut yang Menghubungkan”. Prosesi tersebut ditandai dengan arak-arakan penari yang membawa Pataka JKPI, kemudian dilanjutkan dengan ritual penyatuan air dari Ternate dan Bandung.
Penyatuan air tersebut menjadi simbol keterhubungan antarkota anggota JKPI yang dipisahkan oleh jarak dan wilayah, tetapi memiliki semangat yang sama dalam menjaga warisan budaya dan sejarah.
Prosesi ini sekaligus menggambarkan pentingnya persatuan dan kolaborasi dalam menjaga identitas kota pusaka di tengah perkembangan zaman.
Momen penting lainnya ditandai dengan penyerahan Pataka JKPI dari Wali Kota Ternate kepada istri Wali Kota Bandung yang mewakili Wali Kota Bandung.
Penyerahan Pataka tersebut menjadi simbol estafet penyelenggaraan JKPI sekaligus menandai Kota Bandung sebagai tuan rumah penyelenggaraan JKPI berikutnya.
Selain prosesi penyerahan Pataka, dilakukan pula pembagian air persatuan kepada para delegasi kota anggota JKPI. Rangkaian tersebut menjadi pengingat mengenai pentingnya kerja sama antarkota dalam menjaga, merawat, dan mengembangkan warisan budaya sebagai bagian dari identitas bersama.
Kehadiran Wali Kota Surakarta Respati Ardi bersama Ketua TP PKK Kota Surakarta Venessa Respati dalam seremoni JKPI menjadi bagian dari upaya Kota Surakarta untuk terus aktif dalam jejaring kota pusaka Indonesia.
Melalui JKPI, Kota Surakarta bersama kota-kota anggota lainnya dapat memperkuat pertukaran pengalaman dan kolaborasi dalam pelestarian warisan budaya. Kerja sama tersebut tidak hanya berkaitan dengan menjaga peninggalan sejarah, tetapi juga bagaimana nilai-nilai budaya dapat terus hidup dan berkembang dalam kehidupan masyarakat.
Sebagai kota yang memiliki kekayaan sejarah dan budaya, Surakarta terus memiliki peran dalam mendorong pelestarian identitas kota sekaligus menjadikan warisan budaya sebagai bagian dari pembangunan kota yang berkelanjutan.
Rangkaian seremoni JKPI di Landmark Ternate kemudian ditutup dengan penampilan Fresly Nikijuluw, penyanyi asal Ambon. Penampilan tersebut menghibur para tamu dan delegasi dari berbagai kota anggota JKPI yang hadir.
Suasana malam di Landmark Ternate pun semakin meriah hingga akhir acara. Semarak tersebut menjadi penutup rangkaian seremoni yang tidak hanya menghadirkan pertunjukan seni dan budaya, tetapi juga memperkuat pesan tentang persatuan, keberagaman, dan kolaborasi antarkota pusaka Indonesia.