2020 GOR Manahan Siap Mendunia

Wali Kota Surakarta dan Gubernur Jawa Tengah berdiskusi di tengah lokasi pembangunan GOR Manahan.

Kompleks Stadion Manahan terus berbenah. Usai stadion direnovasi besar-besaran, kini giliran gelanggang olahraga (GOR) di sisi timur stadion menjadi fokus perbaikan.

Sebenarnya, renovasi GOR Manahan sudah berlangsung sejak akhir 2018 melalui penghapusan aset bangunan oleh Pemkot Surakarta. Namun proses pembangunan ulang GOR indoor memang baru terlihat masif pada tahun ini. Penyebabnya, bangunan lama GOR telah dirobohkan dan pemasangan fondasi serta struktur bagian bawah mulai dikerjakan kontraktor.

Bayangan publik akan fasilitas olahraga berstandar internasional pun mengental. Betapa tidak, belum lekang dari ingatan betapa Stadion Manahan kini telah bertransformasi menjadi stadion megah dan berfasilitas wah. Kelak GOR Manahan, yang sebelumnya tak tersentuh perbaikan menyeluruh dan bocor di sana-sini, juga layak disebut megah dan berfasilitas wah.

“Pembangunan GOR dilakukan secara bertahap, diawali pemasangan fondasi. Tahun ini dikerjakan struktur bangunan bagian bawah dan atas, sementara tahun depan dikerjakan bagian atas dan pelengkap lainnya,” terang Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Surakarta, Neni Handayani.

Jika skenario itu berjalan lancar, maka dua fasilitas olahraga berkelas internasional bakal berjajar di kompleks Manahan pada tahun depan. Setelah Stadion Manahan berhasil “mendunia” berkat inspeksi delegasi federasi sepakbola internasional (FIFA) untuk pencalonannya sebagai salah satu venue Piala Dunia U-20 pada 17 September, GOR Manahan siap menyusul “go internasional” dengan segala fasilitasnya.

“Jika sudah selesai dibangun, GOR Manahan bisa digunakan sebagai lokasi pertandingan beberapa cabang olahraga tingkat dunia. Misalnya futsal, bulu tangkis, voli, tenis, basket, silat dan sepak takraw,” imbuh Kepala Dispora, Joni Hari Sumantri.

Dengan luas 8.323 meter persegi, fasilitas tempat duduk model single seat sebanyak 3.200-an unit akan melengkapi bangunan tersebut. Joni bahkan meyakinkan, GOR Manahan nantinya juga representatif sebagai lokasi konser musik dan kegiatan lain yang melibatkan banyak orang.

Dukungan pun mengalir dari berbagai pihak. Terbaru, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo secara terbuka menyanggupi bantuan pembiayaan untuk menuntaskan renovasi GOR Manahan pada 2020. Hal itu dikatakannya usai meninjau lokasi proyek pada 27 September.

“Kami sudah memberikan bantuan Rp 30 miliar, untuk pembangunan GOR Manahan. Kemungkinan perlu tambahan untuk tahun 2020, ya mungkin bisa dianggarkan dalam APBD Provinsi. Kebutuhannya kurang Rp 31 miliar. Jadi kami membantu sekitar Rp 61 miliar,” terang Gubernur.

Pernyataan itu sungguh melegakan Pemkot. Sebab kerap kali komitmen Pemkot mengembangkan suatu kawasan, terbentur keterbatasan anggaran daerah.

Meski demikian, Wali Kota FX Hadi Rudyatmo menegaskan kesiapan Pemkot untuk tetap menganggarkan sebagian dana pembangunan GOR Manahan pada tahun depan. Anggaran itu lebih difokuskan untuk keperluan penataan lingkungan guna mendukung hasil renovasi GOR.

“Lahan parkir nanti bisa masuk sampai ke dekat stadion. Akan kami hilangkan pagarnya, sehingga kawasan GOR dan stadion bisa menyatu. Tidak seperti sekarang, yang terpisah-pisah,” jelas Wali Kota. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share This