Pemerintah Kota Surakarta
Tablet Tambah Darah Efektif Cegah Stunting, Benarkah?
  September 11, 2022 12:15

Stunting merupakan suatu kondisi gagal tumbuh yang terjadi pada anak usia di bawah lima tahun (balita). Kondisi ini diakibatkan karena kurangnya asupan gizi yang diterima oleh si anak, sehingga tinggi badannya berada di bawah standar. Tak hanya kondisi fisik saja yang terpengaruh, namun stunting juga menghambat perkembangan kognitif dan motorik, serta beresiko mengalami gangguan metabolik saat dewasa.

 

Kondisi ini bukan disebabkan karena adanya faktor genetik, namun tidak tercukupinya asupan gizi yang tepat dalam jangka waktu yang lama merupakan penyebab utama terjadinya stunting. Maka, terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah ancaman angka stunting yang terus naik. Salah satu langkah preventif yang dapat dilakukan adalah dengan mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) bagi remaja wanita usia subur dan ibu hamil.

 

Tablet Tambah Darah (TTD) merupakan suplemen gizi bervitamin dan mineral yang di dalamnya mengandung zat besi yang setara dengan 60 mg besi elemental dan 400 mcg asam folat. Zat besi sendiri merupakan mineral yang berperan penting dalam pembentukan hemoglobin atau sel darah merah dalam tubuh. Sel darah merah memiliki fungsi yang vital, sebab sel ini bertugas memasok zat-zat penting ke dalam tubuh. 

 

Konsumsi TTD bagi remaja wanita dan ibu hamil sangat disarankan, karena setiap bulannya wanita kehilangan banyak darah akibat menstruasi. Berkurangnya volume darah di dalam tubuh rentan membuat wanita mengalami anemia. Apabila sejak remaja sudah menderita anemia, maka ia memiliki resiko yang tinggi untuk mengalami anemia ketika masa kehamilannya. Sedangkan, peningkatan volume darah sangat dibutuhkan ketika masa kehamilan untuk membentuk plasenta, janin, dan cadangan zat besi dalam asi.

 

Kurang masifnya persebaran informasi mengenai konsumsi TTD bagi remaja wanita dan ibu hamil tak jarang juga menimbulkan kekhawatiran mengenai efek samping yang akan dirasakan setelah mengonsumsi TTD. Mengutip dari website resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, bagi sebagian individu konsumsi TTD dapat menimbulkan gejala mual, nyeri lambung, muntah, diare, maupun sulit BAB. Namun, gejala-gejala tersebut tidak berbahaya, sebab tubuh akan menyesuaikan dengan sendirinya dan gejala akan berkurang.

 

Oleh karena itu, remaja wanita usia subur dan ibu hamil sangat dianjurkan untuk mengonsumsi TTD agar dapat mencegah terjadinya anemia yang berpotensi menjadi pemicu kondisi stunting. Program pemberian TTD dapat diperoleh secara gratis melalui fasilitas pelayanan kesehatan pemerintahan, serta dapat juga membeli sendiri secara langsung melalui apotek, toko obat, maupun tempat-tempat pelayanan kesehatan swasta.

Agnia Primasasti
Pemerintah Kota Surakarta

DISKOMINFO SP

Kompleks Balai Kota Surakarta

Jl. Jend. Sudirman No.2, Kota Surakarta, Jawa Tengah
Kode Pos 57133
(0271) 2931667

Site Statistics

Visits today

40

Visitors today

37

Visits total

414,652

Visitors total

324,776

©️ 2022 Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Surakarta