Pemerintah Kota Surakarta
Waspada Nyeri Dada, Tanda Serangan Jantung
  December 28, 2022 10:15

Penyakit jantung merupakan salah satu jenis penyakit yang membahayakan. Gejala umum dari penyakit ini biasanya ditandai dengan angina atau angina pectoris atau yang biasa dikenal dengan nyeri dada. Nyeri dada juga sering diindikasikan sebagai serangan jantung. 

 

Nyeri dada atau angina seringkali menyebabkan penderitanya mengalami nyeri yang hebat sehingga bisa menimbulkan rasa tidak nyaman. Angina digambarkan sebagai ketidaknyamanan, berat, tertekan, sakit, terbakar, rasa penuh, seperti diremas, atau nyeri akibat jantung koroner. Bahkan seringkali angina disalahartikan sebagai akibat dari nyeri lambung. 

 

Lokasi keluhan nyeri dada atau angina bisa dirasakan pada 6 bagian. Yaitu nyeri pada bagian belakang tulang dada, nyeri pada bagian belakang tulang dada hingga menjalar ke leher, nyeri dari dada yang menjalar ke bahu hingga lengan, nyeri pada dada yang menjalar hingga ke rahang, nyeri dari dada dibawah ulu hati (sering ditafsirkan sakit maag), dan yang terakhir nyeri di daerah punggung di antara dua belikat. 

 

Angina dibedakan menjadi dua jenis, yaitu angina stabil dan angina tidak stabil. Nyeri pada angina stabil dapat diprediksi dan muncul pada saat beraktivitas atau saat dalam tekanan emosi, angina ini bisa menghilang saat beristirahat. Sedangkan angina tidak stabil, merupakan salah satu gejala terjadinya serangan jantung. Nyeri yang dirasakan pada angina tidak stabil ini berbeda dengan nyeri pada angina stabil. 

 

Angina bisa terjadi ketika aliran darah yang menuju jantung berkurang. Sehingga hal ini bisa mempengaruhi pengiriman oksigen ke jantung menjadi berkurang. Padahal pengiriman oksigen ke jantung ini memiliki peranan penting dalam memberikan nutrisi ke sel otot jantung. Ketika aliran oksigen ke jantung berkurang, maka otot jantung haru menggunakan sumber lain sebagai energi untuk bisa menjalankan fungsinya yaitu memompa darah ke seluruh tubuh. Sumber energi ini berupa asam laktat, tetapi sebenarnya asam laktat terbukti tidak efisien karena dapat menumpuk di otot jantung sehingga bisa menyebabkan rasa sakit atau nyeri atau yang biasa disebut dengan angina.

 

Angina atau nyeri jantung ini bisa dicegah. Dengan tetap melakukan pola hidup sehat bisa membuat jantung makin sehat dan terhindar dari angina. Selain itu ada beberapa cara lain untuk mencegah terjadinya angina pada penderita jantung koroner. Diantaranya dengan berhenti merokok dan membatasi konsumsi minuman beralkohol,. Dengan berolahraga secara teratur dan menjaga berat badan tetap ideal. Lalu memperbaiki pola makan dengan mengkonsumsi makanan rendah lemak dan garam, buah-buahan, dan sayur-sayuran. Hindari mengkonsumsi makanan dengan lemak jenuh yang tinggi, seperti sosis, daging berlemak, mentega, keju, dan makanan cepat saji. Kelola stress dengan baik dan lakukan banyak hal positif. Kemudian yang terakhir, periksakan diri ke dokter secara rutin terutama bagi penderita hipertensi, hiperkolesterolemia, dan diabetes.

Agnia Primasasti
[yarpp]
Pemerintah Kota Surakarta

DISKOMINFO SP

Kompleks Balai Kota Surakarta

Jl. Jend. Sudirman No.2, Kota Surakarta, Jawa Tengah
Kode Pos 57133
(0271) 2931667

Site Statistics

Visits today

17

Visitors today

15

Visits total

425,201

Visitors total

330,588

©️ 2022 Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Surakarta