Pemerintah Kota Surakarta
Monumen Pers Nasional: Jejak Perkembangan Pers Indonesia di Solo
  February 16, 2024 11:15

Monumen Pers Nasional, yang terletak di Kota Surakarta, Jawa Tengah, adalah sebuah destinasi yang sarat dengan sejarah perkembangan pers nasional Indonesia. Didirikan pada tahun 1918 atas prakarsa KGPAA Mangkunegara VII, Pangeran Adipati Aryo Prangwedana, monumen ini bukan hanya sekadar bangunan bersejarah, tetapi juga museum yang memuat warisan-warisannya.

Gedung Monumen Pers Nasional, yang awalnya dikenal sebagai Societeit Sasana Soeka, dirancang oleh arsitek terkemuka, Mas Aboekasan Atmodirono, dari Wonosobo. Meskipun awalnya berfungsi sebagai balai perkumpulan dan ruang pertemuan, pada tahun 1946, tempat ini menjadi saksi lahirnya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada tanggal 9 Februari. Bangunan ini menjadi katalis bagi organisasi pers nasional di Indonesia.

Seiring berjalannya waktu, Monumen Pers Nasional semakin menambah kekayaannya dengan berbagai benda bersejarah terkait pers. Koleksi mulai dari koran dan majalah kuno, mesin ketik, pemancar radio, hingga memorabilia tokoh wartawan nasional, semuanya disimpan dengan rapi di dalamnya. Rancangan gambar gedung ini telah diberikan kepada Mangkunegara VII sejak tahun 1917, menjadikan monumen ini sebagai penjaga sejarah pers nasional.

Pada tahun 1973, nama Museum Pers Nasional diubah menjadi Monumen Pers Nasional, sebuah langkah penting yang diusulkan oleh PWI cabang Surakarta. Lahan dan bangunan kemudian disumbangkan kepada pemerintah pada tahun 1977, menandai komitmen untuk menjaga keberlanjutan warisan berharga ini. Resmi diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 9 Februari 1978, Monumen Pers Nasional kini menjadi bagian integral dari sejarah Solo dan pers nasional.

Monumen Pers Nasional, yang dikelola oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia sejak 2005, tidak hanya menyimpan sejarah tetapi juga menyediakan layanan yang beragam. Di dalamnya, terdapat perpustakaan dengan koleksi 15.000 judul buku yang dapat diakses oleh masyarakat secara cuma-cuma. Arsip media cetak, berupa koran dan majalah dari seluruh nusantara, menjadi daya tarik lain yang terbuka untuk umum.

Bagi para pengunjung yang ingin mendalami pengetahuan tentang sejarah pers nasional, Museum Pers Nasional di dalam Monumen Pers Nasional menjadi tempat yang tepat. Di sana, mereka dapat melihat napak tilas para pahlawan pers dari sabang hingga merauke, menjelajahi koleksi mesin ketik kuno, perangkat radio, surat kabar, majalah nasional, dan banyak lagi.

Monumen Pers Nasional bukan sekadar suatu bangunan bersejarah, melainkan tempat yang hidup dengan jejak-jejak perjalanan pers nasional Indonesia. Dengan koleksi yang beragam dan layanan yang terbuka untuk semua, monumen ini terus memainkan peran kunci dalam memelihara dan menghargai sejarah yang tak ternilai harganya.

Agnia Primasasti
[yarpp]
Pemerintah Kota Surakarta

DISKOMINFO SP

Kompleks Balai Kota Surakarta

Jl. Jend. Sudirman No.2, Kota Surakarta, Jawa Tengah
Kode Pos 57133
(0271) 2931667

Site Statistics

Visits today

23

Visitors today

14

Visits total

425,319

Visitors total

330,660

©️ 2022 Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Surakarta